Redesign website tidak seharusnya dimulai dengan mengganti seluruh tampilan. Website lama mungkin sudah memiliki URL yang ditemukan Google, backlink, konten yang menghasilkan lead, analytics, integrasi, dan kebiasaan pengguna. Semua aset tersebut perlu diinventaris sebelum desain atau teknologi diubah.
Kapan website perlu diperbarui?
Sulit digunakan di mobile
Navigasi, ukuran teks, formulir, CTA, tabel, atau media tidak bekerja nyaman pada layar kecil.
Informasi tidak lagi akurat
Layanan, tim, proses, bukti, atau posisi bisnis telah berubah dan struktur lama sulit diperbarui.
Performa dan keamanan bermasalah
Tema, plugin, kode, hosting, atau proses pemeliharaan menimbulkan gangguan yang berulang.
Konversi tidak terukur
Pengunjung datang tetapi jalur menuju WhatsApp, formulir, atau permintaan penawaran tidak jelas.
Audit sebelum redesign
Kami memeriksa halaman, URL, metadata, sitemap, internal link, backlink yang diketahui, trafik bila tersedia, formulir, integrasi, teknologi, performa mobile, keamanan dasar, dan materi yang masih relevan. Hasil audit menentukan apa yang dipertahankan, diperbaiki, digabungkan, diarahkan, atau dihentikan.
Menjaga SEO saat migrasi
- Mempertahankan URL sehat ketika intent dan kontennya tidak berubah.
- Membuat pemetaan 301 satu-ke-satu ketika perubahan URL memang diperlukan.
- Memindahkan title, description, heading, konten, gambar, alt, dan internal link yang masih relevan.
- Memeriksa canonical, robots, sitemap, schema, HTTPS, hostname, status HTTP, dan redirect chain.
- Menguji halaman prioritas sebelum dan setelah peluncuran.
Proses redesign website
- Inventory konten, data, integrasi, URL, risiko, serta tujuan bisnis.
- Penyusunan arsitektur informasi dan prioritas pengalaman pengguna.
- Desain yang menggunakan identitas merek dan materi yang telah disetujui.
- Development pada staging, migrasi konten, dan pengaturan tracking.
- Quality assurance untuk fungsi, mobile, aksesibilitas dasar, performa, dan SEO.
- Peluncuran terkontrol, pemantauan error, dan perbaikan pascamigrasi.
Redesign atau perbaikan bertahap?
Tidak semua website memerlukan pembangunan ulang. Jika fondasi teknis masih sehat, perbaikan halaman prioritas, navigasi, copywriting, kecepatan, dan CTA dapat memberikan hasil dengan risiko lebih rendah. Rekomendasi diberikan setelah audit, bukan berdasarkan keinginan mengganti teknologi semata. Untuk pemeliharaan berkelanjutan, lihat jasa maintenance website.
Solusi dirancang agar relevan dan dapat digunakan.
Inventory lebih dahulu
URL, konten, data, integrasi, dan sinyal SEO dipetakan sebelum perubahan dibuat.
Migrasi yang terkontrol
Redirect, metadata, canonical, sitemap, serta fungsi diuji untuk mengurangi risiko kehilangan nilai.
Perbaikan berdasarkan tujuan
Desain baru harus memperjelas informasi, meningkatkan penggunaan, dan mendukung konversi.