Hilmi Firdaus Muslian adalah Founder EZY.CO.ID, praktisi website, AI dan digital marketing yang membangun perusahaan teknologi dari Ciamis, Jawa Barat.
Perjalanan
Memulai usaha digital pada 2018 dari modal terbatas, Hilmi mengembangkan EZY.CO.ID untuk membantu bisnis dan organisasi menggunakan teknologi secara praktis. Perjalanannya telah diliput Detik Finance, IDN Times, Merdeka.com dan HOPS.ID.
Narasumber dan instruktur
Hilmi dipercaya menjadi instruktur dalam program pendampingan peningkatan produktivitas sentra IKM oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Ia juga mengisi kelas Optimalisasi Website untuk Meningkatkan Awareness Bisnis UMKM di UMKM Hebat.
Topik yang dibawakan
- Website untuk pertumbuhan UMKM
- AI dan otomatisasi bisnis
- Digital marketing dan SEO lokal
- Membangun bisnis digital dari daerah
- Transformasi digital untuk IKM
Proses yang terarah dari kebutuhan hingga evaluasi.
Setiap bisnis memiliki kondisi, pelanggan, sumber daya, dan target yang berbeda. Karena itu, proyek tidak langsung dimulai dari desain atau pemilihan alat. Kami terlebih dahulu memahami masalah yang ingin diselesaikan, hasil yang dianggap penting, serta kemampuan tim yang akan menjalankan solusi setelah proyek selesai.
Diagnosis
Kami memeriksa kondisi saat ini, hambatan, target pelanggan, kompetitor, aset yang tersedia, dan indikator keberhasilan yang ingin dicapai.
Perencanaan
Ruang lingkup, prioritas, struktur informasi, teknologi, jadwal, tanggung jawab, serta metode pengukuran disepakati sebelum eksekusi.
Implementasi
Pengerjaan dilakukan bertahap dan diuji dari sisi fungsi, tampilan mobile, kejelasan pesan, keamanan, kecepatan, dan pengalaman pengguna.
Evaluasi
Setelah peluncuran, performa dipantau berdasarkan data dan masukan pengguna agar perbaikan berikutnya memiliki alasan yang jelas.
Informasi yang membantu proyek berjalan lebih cepat
Sebelum konsultasi, Anda tidak harus memiliki dokumen yang sempurna. Namun, beberapa informasi dasar akan membantu kami memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan menghindari pekerjaan yang tidak dibutuhkan.
- Profil singkat bisnis, produk, layanan, dan wilayah pemasaran.
- Karakter calon pelanggan serta pertanyaan yang paling sering mereka ajukan.
- Masalah utama yang sedang terjadi dan dampaknya pada operasional atau penjualan.
- Contoh kompetitor, referensi, atau pendekatan yang disukai dan tidak disukai.
- Aset yang sudah dimiliki seperti domain, website, logo, foto, data, dan akun digital.
- Target waktu, pihak yang mengambil keputusan, dan kisaran investasi yang disiapkan.
Informasi tersebut digunakan untuk menentukan prioritas. Bila kebutuhan dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih sederhana, kami akan menjelaskannya. Tujuannya adalah menghasilkan solusi yang dapat dipakai, dipahami tim, dan dikembangkan ketika bisnis tumbuh.
Dirancang untuk tujuan bisnis, bukan sekadar terlihat modern.
Praktisi sejak 2018
Pengalaman berasal dari proses membangun bisnis, melayani kebutuhan digital, mengelola proyek, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Pengalaman berbagi
Pernah terlibat sebagai instruktur program pendampingan IKM serta mengisi materi optimalisasi website untuk UMKM.
Topik yang membumi
Pembahasan menghubungkan teknologi dengan tantangan nyata: keterbatasan tim, pemasaran, layanan pelanggan, produktivitas, dan pertumbuhan.
