Search
Close this search box.
Strategi SEO Terbaik di Berbagai Industri

Strategi SEO Terbaik untuk Website di Berbagai Industri

Meski sudah menerapkan strategi SEO, tidak menjamin website meraih posisi teratas. Hal ini terjadi bisa karena strategi yang digunakan kurang tepat. Meski strategi tersebut bisa digunakan di berbagai industri, tapi pada prakteknya setiap industri butuh strategi SEO yang berbeda.

Baca juga : Masalah SEO yang Sering Ditemukan dan Solusinya

Cara Kerja SEO

Prosesnya terbagi menjadi tiga tahap, yaitu:

  • Crawling – Web Crawler mengumpulkan informasi seluruh website yang ada di internet.
  • Indexing – Web Crawler menyimpan Informasi website ke database mesin pencari, lalu menilainya berdasarkan struktur website, kualitas konten, hingga relevansinya terhadap pengguna.
  • Ranking – Web Crawler menampilkan website pada SERP sesuai nilainya. Website dengan nilai tertinggi akan menempati posisi teratas.

Strategi SEO di Berbagai Industri

SEO

Baca juga : Ghost CMS: Pengertian, Fitur, Keunggulan dan Cara Install Ghost di Hosting

1. SEO untuk Toko Offline (Local SEO)

Local SEO adalah strategi SEO untuk menampilkan bisnis pada pencarian lokal. Tujuannya agar memudahkan calon pembeli terdekat untuk menemukan bisnis Anda. Berdasar riset, 72% pengguna yang melakukan pencarian lokal memutuskan untuk mengunjungi toko offline. Bahkan, 28%-nya berujung pada transaksi pembelian. Berikut cara menerapkan strategi Local SEO:

·         Buat Profil Google Bisnisku

Pertama, buat profil Google Bisnisku, yang merupakan layanan yang memudahkan pemilik bisnis untuk menampilkan bisnis di internet. Caranya, buka laman resmi Google Bisnisku, klik Kelola sekarang. Kemudian pilih Tambahkan bisnis ke Google. dan isi semua informasi yang diperlukan, seperti: Nama bisnis, Kategori, Lokasi, Nomor Telepon, Atribut, Jam Operasional, Foto. Google akan melakukan verifikasi dengan mengirim surat ke alamat yang didaftarkan. Ikuti petunjuk yang ada di surat tersebut untuk melakukan verifikasi. Kemudian baru bisa mulai mengelola profil Google Bisnisku. Misalnya menambah deskripsi bisnis, video, dan fasilitas bisnis. Bisa juga menanggapi pertanyaan dan ulasan yang ditulis oleh konsumen.

·         Lengkapi Biodata Bisnis (NAP Citations)

Agar semakin relevan di pencarian lokal, lengkapilah NAP Citations. NAP Citations adalah kutipan singkat berisi biodata bisnis. Format dasarnya adalah Nama, Alamat dan Nomor Telepon. Pastikan sudah mengisi informasi NAP secara lengkap dan akurat, karena Google menggunakan NAP tersebut dalam menentukan ranking website di pencarian lokal. Informasi NAP yang salah atau tidak lengkap akan menyebabkan Google kebingungan dalam meranking website. Akibatnya, bisnis berpotensi tidak muncul pada pencarian lokal. Maka, lengkapi informasi NAP pada platform pribadi seperti website, akun media sosial, dan profil Google Bisnisku. Tambahkan juga biodata bisnis pada platform lain, seperti Marketplace, Platform Industri Terkait atau Website Listing.

·         Perhatikan Ulasan Konsumen

Ulasan konsumen juga perlu untuk diperhatikan, karena ulasan dari satu konsumen bisa jadi bahan pertimbangan konsumen lain. Didukung sebuah riset yang menyatakan bahwa 92% konsumen membaca ulasan sebelum memutuskan membeli produk. Jika bisnis mendapat review positif dari konsumen, secara tidak langsung mereka mempromosikan bisnis tersebut. Hal ini disebut dengan ‘Word of Mouth Marketing’. Sebaliknya, jika memperoleh review negatif, maka bisa memperbaiki kualitas produk yang dijual. Ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis dapat merespons kritik dan saran konsumen secara serius. Maka, perhatikan ulasan konsumen di setiap platform yang digunakan. Berikan respons yang ramah di semua review, termasuk review negatif. Jika ulasan konsumen dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisnis akan semakin relevan bahkan reputasi bisnis bisa meningkat.

Baca juga : Bahasa Pemrograman yang Harus Dipelajari Web Developer

2. Toko Online (SEO Ecommerce)

Strategi SEO Ecommerce berguna untuk meningkatkan ranking toko online di SERP. Maka, peluang untuk mendapatkan traffic, leads, hingga keuntungan semakin besar. Berikut langkah strategi SEO Ecommerce:

·         Perbaiki Struktur Website

Struktur website rapi dapat memudahkan Google melakukan indexing. Pelanggan juga menjadi lebih mudah menemukan apa yang mereka cari. Untuk membuat struktur website, lakukan hal-hal berikut:

  1. Bagi Kategori secara Umum – Buat kategori umum yang mewakili toko online. Contohnya kategori “laptop” dan “smartphone” untuk toko online elektronik.
  2. Buat Sub-Kategori – Tambahkan sub-kategori dari kategori umum tadi. Misalnya kategori smartphone berdasarkan merknya, seperti Xiaomi, Samsung, Oppo, dll.
  3. Batasi Tingkatan Kategori – Gunakan maksimal tiga tingkatan sub-kategori.

·         Optimasi Halaman Kategori

Kemudian lakukan optimasi terhadap halaman kategori, dengan menuliskan keyword yang ditargetkan pada bagian-bagian berikut:

  1. Judul Produk – membantu Google dan pengunjung memahami isi halaman.
  2. Deskripsi Singkat – selipkan juga keyword tepat di bawah judul agar memudahkan proses crawling website.
  3. Foto Produk – Karena Google tidak bisa melihat gambar, maka tambahkan keyword pada alt-text untuk setiap foto produk.
  4. URL Produk – Selipkan keyword pada URL untuk memudahkan proses indexing.
  5. Produk Terlaris – Meskipun bukan bagian dari optimasi keyword, namun menempatkan produk terlaris di bagian atas dapat memudahkan pengunjung untuk menentukan pilihan.

Baca juga : Bahasa Pemrograman yang Harus Dipelajari Web Developer

  • Optimasi Deskripsi Produk

Deskripsi produk berisi penjelasan detail mengenai produk yang ditawarkan, seperti menuliskan intro, menyebutkan fitur dan penjelasan produk serta tuliskan penutup. Kemudian sebarkan keyword secukupnya pada poin-poin tersbeut.

·         Sertakan Review Produk

Selain menjadi faktor pertimbangan calon pembeli, review produk juga berpengaruh bagi SEO. Karena, dapat memudahkan Google untuk melakukan crawling website berkat kata-kata yang ditulis pada review seperti “bagus”, “murah”, dan “cepat”. Serta membuat calon pembeli betah berlama-lama di website dengan membaca review. Hal ini tentu saja bisa meningkatkan penilaian Google terhadap website.

·         Tambahkan Rekomendasi Produk Sejenis

Rekomendai produk lain juga bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di website, karena mereka jadi merasa punya banyak pilihan. Berikut beberapa ide penerapan fitur rekomendasi:

  1. Rekomendasi Berdasarkan Aktivitas Pencarian – Misalnya pengguna baru mencari laptop di Google, beri rekomendasi berupa laptop-laptop yang dijual.
  2. Rekomendasi Produk Pelengkap – Misalnya pengguna sedang melihat smartphone, tambahkan rekomendasi seperti casing dan screen protector.
  3. Rekomendasi Produk Bundle – Misalnya paket bundle laptop dan lisensi Microsoft Office yang dijual dengan harga diskon.
  4. Rekomendasi Produk Top Picks atau Best Seller – Untuk top picks, pilih sendiri produk yang ingin ditonjolkan. Sedangkan best seller, susun berdasarkan produk yang paling banyak terjual.

·         Buat Konten Blog

Dari segi pemilik bisnis, blog dapat menambah traffic dan leads, sekaligus meningkatkan reputasi website dan interaksi pengguna. Sedangkan dari segi pengunjung, blog adalah sarana menemukan solusi dari pertanyaan mereka. Maka, terapkan beberapa tips berikut agar konten blog SEO Friendly: Cari Tahu Kebutuhan Calon Pelanggan, Tulis Ide Konten berdasarkan kebutuhan calon pelanggan, Lakukan riset keyword sesuai topik. Kemudian kembangkan menjadi sebuah konten utuh. Hindari Hard-Selling, Jadwalkan Penerbitan Konten, dan Optimasi Konten Lama.

Baca juga : Cara Install dan Konfigurasi Staging WordPress

3. Bisnis B2B

Bisnis B2B juga bertujuan untuk meningkatkan ranking pencarian. Namun, target audiens bisnis ini lebih spesifik. Maka, strategi menyebar keyword dengan search volume besar belum tentu tepat. Sebagai gantinya, bisa mengunakan keyword dengan search volume yang lebih sedikit sambil melengkapi konten-konten sesuai topik industri. Dengan begitu dapat meningkatkan kualitas leads dan brand awareness, sambil memahami target audiens yang sebenarnya. Berikut beberapa strategi SEO untuk bisnis B2B:

·         Ciptakan Buyer Persona

Buyer persona adalah gambaran mengenai target pengguna yang diperoleh dari data, hasil wawancara, atau riset mendalam. Pada bisnis B2B, target pengguna berupa pelaku bisnis. Kumpulkan informasi berikut untuk membuat buyer persona: Data Pribadi, Prioritas dan Tujuan bisnis atau pekerjaan yang ingin dicapai, Kebutuhan, Permasalahan atau hambatan yang dialami konsumen serta ketahui apakah konsumen menggunakan produk dari brand lain. Kemudian pelajari metode komunikasi yang menjadi preferensi mereka. Membuat buyer persona memudahkan dalam memahami karakteristik target audiens. Maka, pelaku bisnis dapat mengembangkan produk yang bisa menjadi solusi permasalahan mereka. Buyer persona juga bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan dan menjalankan strategi promosi yang tepat.

·         Pahami Sales Funnel

Sales Funnel adalah tahapan yang dilalui calon pelanggan sampai akhirnya memutuskan membeli produk atau tidak. Berikut tahap-tahap sales funnel beserta cara optimasinya:

Tahap Funnel Deskripsi Cara Optimasi
Awareness (Kesadaran) Calon pelanggan mengetahui bisnis untuk pertama kali – Buat tampilan website user-friendly
– Perbanyak konten blog-        Lakukan promosi di media sosial-        Manfaatkan promosi / iklan berbayar
Interest (Ketertarikan) Calon pelanggan tertarik dengan produk yang ditawarkan – Buat landing page menarik

– Sajikan konten-konten edukatif (ebook, online course, dll.)

– Buat halaman produk informatifTambahkan fitur perbandingan produk

Decision (Keputusan) Calon pelanggan mengambil keputusan untuk membeli produk – Buat tombol Call-to-Action
– Beri promo / diskon
– Permudah alur pembelian
Purchase (Pembelian) Calon pelanggan benar-benar membeli produk yang ditawarkan – Buat form registrasi sederhana
– Sediakan berbagai opsi pembayaran & pengiriman
– Beri loyalty program

Memahami sales funnel dapat memudahkan dalam menelusuri bagaimana pelanggan mengetahui sebuah bisnis sampai akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian. Maka, pelaku bisnis jadi mengetahui tahap mana yang penerapannya sudah optimal, dan tahap mana yang belum optimal sehingga bisa memperbaiki strategi pada tahapan tersebut.

Baca juga : Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Web Developer

·         Optimasi Landing Page

Landing page adalah halaman web yang didesain khusus untuk mengajak pengunjung melakukan sesuatu. Seperti memberikan informasi pribadi (leads) atau melakukan transaksi pembelian. Sebagai satu faktor penentu keputusan calon pelanggan, pelaku bisnis perlu melakukan optimasi landing page agar cepat terindeks Google dan muncul di posisi teratas SERP. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Optimasi Keyword – Sebar keyword secukupnya pada judul, meta description, heading & subheading, dan isi konten.
  2. Optimasi Visual – Batasi penggunaan navigasi di landing page, tuliskan alt-text pada gambar dan tambahkan transkrip pada video.
  3. Optimasi Teknis – Percepat loading website dan pastikan halaman landing page sudah mobile friendly.
  4. Optimasi Link – Pastikan menggunakan backlink berkualitas, gunakan link eksternal secukupnya, dan perhatikan penggunaan internal link.

Akan lebih baik lagi jika desain landing page dibuat semenarik mungkin. Agar pengunjung tidak akan ragu untuk mengikuti ajakan call-to-action yang ada di landing page.

·         Buat Kluster Topik pada Blog

Kluster topik adalah kumpulan konten blog yang membahas topik yang sama, terdiri dari halaman induk yang disebut pilar dan halaman-halaman turunan yang disebut kluster. Karena potensi keyword untuk B2B volumenya kecil, maka buatlah kluster topik pada blog untuk membantu pelaku bisnis terlihat terpercaya dan benar-benar ahli di bidang industri tersebut. Cara membuat kluster topik, yaitu Pilih Topik, Riset Keyword, Bagi Keyword, Buat Halaman Kluster dan Halaman Pilar, kemudian Hubungkan Halaman. Dan Google akan lebih mudah memahami blog tersebut, karena isinya saling terhubung satu sama lain. Kesempatan untuk meranking juga lebih lebar karena kluster topik menunjukkan blog tersebut berkualitas pada topik tertentu.

Baca juga : Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Web Developer

4. Website Multisite / Multi Bahasa (International SEO)

International SEO adalah strategi SEO agar website bisa muncul pada pencarian global. Maka, website dapat menjangkau audiens dari negara lain. Strategi International SEO ini sangat cocok diterapkan untuk produk atau layanannya tersedia di beberapa negara, atau bahkan seluruh dunia. Berikut langkah-langkah strategi International SEO:

·         Perhatikan Struktur Domain

Jika menargetkan audiens spesifik dari negara tertentu, gunakan domain yang sesuai. Beberapa pilihan domain untuk multi bahasa, yaitu:

  1. Domain terpisah – Penggunaan domain spesifik untuk masing-masing negara. Contohnya: ukwebsiteanda.us. kelebihannya yaitu mudah meranking di SERP dan Cepat meranking di pencarian lokal. Sedangkan kelemahannya yaitu Mahal dan sulit dikelola, serta Domain Authority (DA) ikut terpisah.
  2. Subdomain– Penggunaan domain untuk mengincar audiens dari bahasa yang sama. Contohnya: websiteanda.com untuk semua audiens berbahasa Inggris. Kelebihannya yaitu Lebih murah dan mudah dikelola, dan bisa menggunakan IP Address berbeda. Sedangkan kelemahannya sulit untuk meranking di SERP, bisa menurunkan rating DA, dan Pengguna cenderung mengakses domain induk.
  3. Subdirectory – Hampir sama dengan subdomain, hanya beda penempatan pada akhir domain. Contohnya: com/en. Kelebihannya yaitu Paling murah dan mudah dikelola dan bisa meningkatkan rating DA. Sedangkan kekurangannya yaitu sulit untuk meranking di SERP, pengguna cenderung mengakses domain induk, dan memberatkan kinerja website.

Baca juga : Manfaat Transaksi Online dan Transaksi yang Paling Banyak Dilakukan

·         Perhatikan Penggunaan Bahasa

Pastikan bahasa yang digunakan website sesuai dengan domain. Caranya praktikkan tips berikut:

  1. Gunakan Tag Hreflang – Bantu Google memahami bahasa yang digunakan, dengan menambahkan skrip hreflang, yang didapatkan dari Hreflang Tags Generator Tool.
  2. Periksa Seluruh Website – Periksa mulai dari navigasi menu, konten, sampai halaman dukungan, pastikan bahasa yang digunakan sudah konsisten.
  3. Lakukan Setting Redirect – Agar pengguna dapat mengakses website sesuai dengan lokasinya, lakukan setting redirect, dengan menggunakan plugin Geo Redirects.
  4. Jangan Gunakan Tools Penerjemah – Sebaiknya pakai jasa penerjemah profesional, agar hasil terjemahan jadi lebih baik.
  5. Hindari Cookies / Script Tertentu – Jangan gunakan cookies atau script yang bisa menampilkan pilihan bahasa. Karena akan menyulitkan Google untuk melakukan crawling website.

·         Pastikan Konten Sesuai dengan Target Bahasa / Negara

Perbedaan bahasa dan negara menyebabkan berbagai perbedaan seperti budaya, kebiasaan sehari-hari, sampai selera humor. Maka, buatlah konten yang spesifik dengan negara yang ditarget. Misal, daripada membuat konten tentang rekomendasi barang untuk dibeli di Black Friday, bisa membuat konten untuk Harbolnas, promo tanggal cantik, atau momen penting lainnya. Dengan membuat konten sesuai budaya setempat, maka akan mempermudah target audiens menemukan konten tersebut sehingga dapat meningkatkan performa SEO.

Baca juga : Pengertian Omzet Penjualan dan Cara Meningkatkannya

5. Media Massa / Portal Berita (News SEO)

News SEO bertujuan agar konten berita bisa tampil pada Google News Carousel. Dengan muncul konten di sana, website dapat menjaring lebih banyak traffic. Berikut strategi SEO untuk portal berita:

·         Buat Konten Berita Berkualitas

Konten adalah sajian utama portal berita. Jadi, buatlah konten berita sebaik mungkin. Berikut standar konten berita berkualitas menurut Google:

  1. Hindari Pelanggaran Konten – Hindari membuat konten yang melanggar kebijakan Google, seperti konten berbahaya, praktik penipuan, ujaran kebencian, konten vulgar, dan sejenisnya.
  2. Batasi Iklan & Konten Bersponsor – Iklan yang muncul tidak boleh melebihi jumlah konten itu sendiri. Pastikan juga untuk memberi pernyataan jika konten yang dibuat adalah konten bersponsor.
  3. Hindari Clickbait – Hindari membuat judul berita yang tidak mencerminkan isi konten dan berpotensi menyesatkan pembaca.
  4. Cantumkan Informasi Penerbit – Tambahkan informasi dasar seperti tanggal terbit konten, penulis konten, penanggung jawab atau perusahaan penerbit, dan kontak yang bisa dihubungi.

Pastikan selalu mematuhi aturan tersebut karena Google bisa menindak setiap pelanggaran yang dilakukan, dan membuat halaman konten atau seluruh isi website tidak akan muncul di SERP.

·         Buat Schema Markup

Schema markup adalah skrip khusus untuk ditambahkan pada website. Fungsinya untuk memudahkan Google mengetahui jenis dan isi konten. Untuk website berita, jenis schema markup yang biasa digunakan adalah Articles. Berikut langkah membuat schema markup:

  1. Masukkan Informasi Website – Buka laman Google Structured Data Markupkemudian pilih opsi Articles dan tuliskan URL halaman konten. Klik Start Tagging.
  2. Highlight Informasi Konten – Sorot pada bagian-bagian konten, lalu berikan informasi yang sesuai.
  3. Salin Kode HTML – klik CREATE HTML.Kemudian salin skrip yang muncul pada layar. Kemudian tempel skrip tersebut pada halaman konten yang dituliskan pada informasi website.

Baca juga : Cara Aman Saat Melakukan Transaksi Online 

·         Pasang Plugin News SEO

Jika membuat dan memasang schema secara manual untuk setiap halaman berita terasa merepotkan, ada cara yang lebih simpel yakni dengan menginstall plugin News SEO. Selain membuat schema otomatis untuk semua halaman berita, plugin ini dapat membantu optimasi konten lewat fitur XML News Sitemap dan Advanced News SEO. Jadi, Anda bisa fokus dalam menulis dan menerbitkan konten berita berkualitas, karena tidak perlu melakukan optimasi manual yang tentunya memakan banyak waktu. Alternatif lain, Anda bisa memasang plugin Yoast SEO yang bisa mengubah skema sesuai dengan jenis artikel yang diterbitkan, misalnya artikel berita.

·         Pahami Pedoman Teknis

Google memiliki algoritma tersendiri dalam menentukan konten berita yang muncul di News Carousel. Caranya, Pastikan halaman rubrik berita utama telah permanen, dan pastikan tidak memblokir file robots.txt milik Google. Kemudian gunakan satu bahasa secara konsisten dan atur encode website dalam format UTF-8. Lalu, pakai URL yang unik dan permanen untuk setiap konten berita, serta gunakan format HTML pada halaman konten.Sehingga Google lebih mudah melakukan proses crawling dan mendeteksi isi konten website.

·         Terbitkan Berita Terkini

Buat berita berkualitas serta optimasi, kemudian ikuti perkembangan berita terkini lalu menuliskan beritanya. Usahakan untuk menjadi portal berita pertama yang menerbitkan berita. Dengan menjadi yang tercepat di satu topik, Google akan menganggap konten berita tersebut original. Dan kesempatan konten tersebut untuk tampil di News Carousel semakin besar. Yerakhir, daftarkan website pada laman pusat penerbit, karena menerbitkan berita lewat pusat penerbit membuat peluang muncul di News Carousel jadi lebih besar.

Baca juga : Memilih Metode Pembayaran Terbaik untuk Bisnis

6. Portal Pencarian Kerja

Strategi SEO untuk portal pencarian kerja berfungsi untuk menampilkan lowongan kerja di Google for Jobs. Maka, lowongan bisa ditemukan para pencari kerja dengan lebih mudah.

Berikut beberapa strategi SEO untuk portal pencarian kerja:

·         Lengkapi Info di Halaman Pekerjaan

Menurut SHRM, melengkapi informasi pekerjaan berpegaruh positif bagi SEO. Maka, lengkapi informasi di halaman pekerjaan terutama pada lokasi perusahaan, Informasi gaji dan detail pekerjaan. Jika lowongan pekerjaan telah ditutup, cukup berikan keterangan yang sesuai pada halaman, misalnya ‘lowongan telah ditutup’. Kemudian berikan rekomendasi lowongan lain yang sejenis pada halaman tersebut.

·         Optimasi Halaman Kategori

Perlu juga melakukan optimasi terhadap halaman kategori lowongan, dengan menambahkan filter pencarian untuk mencari lowongan berdasarkan: Lokasi, Posisi / Jabatan, Level Jabatan, Jenis Pekerjaan, Jenjang Pendidikan, Rentang Gaji. Sehingga, pelamar kerja akan lebih mudah dan cepat dalam menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kriteria mereka.

·         Tambahkan Schema Markup

Tambahkan juga schema markup di portal lowongan kerja. Caranya, buka laman Schema generator, kemudian pilih opsi Job Posting pada bagian atas. Tuliskan secara lengkap informasi mengenai lowongan. Dan salin skrip schema yang ada di sebelah kanan. Kemudian, tempel skrip tadi pada halaman pekerjaan. Maka, Google akan lebih mudah dalam melakukan crawling sehingga lowongan yang diterbitkan berpeluang besar untuk muncul di Google for Jobs.

Baca juga : Tanda Startup Sudah Tidak Bisa Lagi Disebut Sebagai Startup

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua ?

Postingan Terkait

Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja SEO

Pengertian SEO Pengertian SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk memaksimalkan nilai relevan halaman website agar meningkatnya ranking dan pengunjung dari Search Engine Google. SEO

Read More »