Search
Close this search box.
traffic down

Penyebab Trafik Website Turun dan Cara Mengatasinya

Dalam meningkatkan performa website, terkadang pemilik website tidak tahu apa penyebab traffic tiba-tiba bisa turun. Padahal, lalu lintas di situs jadi senjata utama bagi pelaku bisnis untuk terus eksis di digital marketing. Jika mengalami hal seperti itu, sebaiknya segera identifikasi masalah yang membuat traffic website menjadi turun. Setelah ketemu, segera lakukan perbaikan agar website kembali bersaing dengan kompetitor di halaman pencarian Google. Kira- kira kesalahan apa yang di lakukan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga terjadi penurunan pengunjung yang terlihat sangat mencolok. Trafik blog yang semula stabil, tiba- tiba terjadi penurunan secara drastis, bahkan anjlok, seperti parasut, terjun bebas, padahal selama ini rajin update artikel.  Apakah ada sesuatu yang salah dengan blog, mungkin google sedang berbenah dan menata ulang algoritma terbarunya. kira kira apa penyebab utama nya hal itu bisa terjadi sehingga blog kehilangan sebagian pengunjung tidak seperti biasanya. Semua pasti tak lepas dari peran mesin pencari google, yang menempatkan artikel sehingga mudah di temukan oleh pengunjung, sebab trafik terbesar adalah dari mesin pencari, kecuali jika blog yang dimiliki sudah sangat populer sehingga pengunjung pun langsung datang dengan mengetahui alamat URL blog tersebut.

Baca juga : Memahami tentang Perbedaan Server, Domain dan Hosting

Penyebab Traffic Website Turun

1. Perubahan Algoritma Mesin Pencari

algoritma google

Perubahan algoritma Mesin Pencari merupakan salah satu penyebab turunnya traffic website yang paling lazim. Saat mesin pencari seperti Google melakukan update algoritma terbaru, selalu ada kecenderungan seluruh website akan terdampak. Dampak yang dirasakan oleh pemilik web pun bermacam- macam, ada yang diuntungkan, dan ada yang dirugikan. Perubahan algoritma tersebut juga bukan tanpa alasan. Google senantiasa mengubah algoritmanya untuk meningkatkan strategi dan memastikan penggunanya memperoleh hasil paling relevan dan baik dari setiap pencarian. Untuk mengatasinya, berikut beberapa cara yang disarankan oleh pakar SEO:

  • Cek data Google Analytics dan lakukan perbandingan performa saat ini dan sebelumnya.
  • Lakukan perubahan baik dari sisi SEO on page maupun off page.
  • Hindari terlebih dahulu untuk mengandalkan organic traffic. Sebaliknya, maksimalkan social media marketingdan berbagai saluran marketing lainnya untuk kembali mendulang
  • Manfaatkan saluran marketinglainnya, seperti email marketing, direct marketing, dan lain-lain.

Tak bisa dimungkiri, penyebab ini sering kali dirasakan oleh marketer. Karena pada waktu tertentu, Google selalu mengubah algoritma untuk meningkatkan strategi mereka. Jika sudah paham perubahan algoritma dari Google, segera lakukan perubahan terhadap website-mu, entah dari segi SEO on page atau off page.

2. Server Website Down

internal server error

Pada saat seperti ini, biasanya pengunjung website terlalu banyak. Hal ini sering dirasakan oleh orang yang biasanya menggunakan website sebagai alat bisnis. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya mulai memikirkan untuk mengoptimalkan website, baik dari segi hosting maupun performanya. Maka website akansiap untuk menampung pengunjung dalam jumlah yang banyak.

3. Performa Kompetitor Meningkat

Ada banyak konten serupa yang tersebar di internet. Itu berarti ada banyak kompetitor yang bersaing untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs mereka, sehingga memberi keuntungan komersial tersendiri. Cara mengecek dan mengatasinya, yaitu dengan melihat di mana posisi peringkat situs pribadi dan kompetitor sebelumnya saat dilakukan pencarian kata kunci tertentu. Agar hasil lebih meyakinkan, gunakanlah kata kunci andalan artikel maupun konten. Apabila sebelumnya web berada di peringkat 3 dan kompetitor di peringkat 12, kemudian masing-masing menjadi 15 dan 3, maka penyebab ini sangat mungkin terjadi.

Mungkin, SEO dan performa website lainnya telah dioptimalkan dengan baik, namun taffic masih saja mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan kompetitor melakukan peningkatan yang lebih baik. Langkah yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah terus melakukan riset kompetitor. Cari tahu aktivitas mereka di media sosial serta keyword yang digunakan kompetitor. Perhatikan kualitas konten yang disajikan, distribusi keyword, aktivitas yang dilakukan di media sosial, dan sebagainya. Kemudian lakukan perbaikan pada situs untuk kembali ke peringkat teratas.

4. Website tidak Mobile-Friendly

Tampilan website yang tidak mobile-friendly menjadi salah satu penyebab kenapa traffic bisa turun. Bukan rahasia lagi jika Google lebih mengutamakan website yang tidak mobile-friendly untuk mendapatkan peringkat yang bagus. Dilansir dari Think with Google, 79% orang lebih suka membuka situs web dan membagikannya melalui handphone. Untuk mengatasinya, mulai pertimbangkan untuk memperbaiki performa website saat dibuka lewat perangkat seluler. Mulai membeli hosting dengan penyimpanan yang besar serta memperbaiki hal-hal yang membuat loading website lama.

5. Memiliki Konten Duplikat

duplikat konten

Konten duplikat adalah penyebab traffic website turun yang sering tidak disadari. Baik pemilik web itu sendiri maupun situs lain yang melakukannya, keduanya sama-sama berpotensi tidak dapat memiliki peringkat yang baik di hasil pencarian. Terhambatnya kenaikan traffic website ini dikarenakan mesin pencari mengalami kesulitan menentukan situs mana yang menjadi pemilik orisinal konten tersebut. Mesin pencari pun tidak dapat mengidentifikasi situs mana yang harus diberikan peringkat di halaman pencarian atas konten itu. Apabila website yang mengambil konten memberi referensi (tautan link), maka akan berdampak bagus. Namun jika sebaliknya, maka bisa meminta pemilik situs tersebut untuk berhenti dan tidak kembali mempublikasikan konten yang sama. Sebagai pencegahan, gunakan jasa master audit untuk melakukan SEO audit secara rutin.

6. Loading Website Lama

Saat pengunjung membuka website, dan loadingnya sangat lama, otomatis pengunjung tersebut akan meninggalkannya. Selain meningkatkan persentase bounce rate, hal ini juga membuat website tidak mendapatkan traffic. Maka, sebaiknya perbaiki kecepatan website terlebih dahulu.

Baca juga : Panduan Belajar HTML Lengkap Bagi Pemula

7. Merubah Nama Domain

Beberapa webmaster melakukan perubahan nama domain dengan pertimbangan tertentu.
Domain baru yang benar- benar fresh, membutuhkan waktu lebih lama untuk proses indexing. Karena domain ini masih minim authority. Lakukan optimasi SEO secara intens untuk membangun domain authority dan trafik website. Dan atur juga redirect atau pengalihan untuk memastikan mereka yang mengakses url lama akan dialihkan secara otomatis ke domain baru.

8. Perubahan Desain Website

redesign website

Redesign website juga bisa berpengaruh terhadap trafik website. Karena robot crawler perlu mempelajari struktur website yang baru. Namun hal ini biasanya hanya berlangsung sebentar saja. Trafik website bisa kembali normal dalam waktu satu bulan atau bahkan lebih cepat. Menyematkan script terlalu banyak pada sumber HTML template juga bisa membuat trafik website menurun tiba- tiba. Karena robot crawl perlu mempelajari kembali perintah pemrograman pada website.

9. Optimasi SEO yang Terlalu Berlebihan

Untuk bisa mendapatkan rangking yang terbaik bagi blog di hasil pencarian google, maka lakukan optimasi SEO, baik itu optimasi seo onpage maupun optimasi seo offpage, ke dua-duanya harus bisa mendapatkan takaran yang tepat dan pas. Jika tidak, maka kemungkinan besar hasilnya tidak maksimal. Namun apapun optimasi yang dilakukan saat ini, sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Karena ketika melibatkan optimasi seo pada blog, maka popularitas blog akan mulai merangkak naik dan terus akan naik. Namun jika terus melakukan optimasi secara berlebihan maka hal tersebut dapat membuat grafik popularitas akan semakin menurun dan pada akhirnya blog akan mendapatkan penalty dan sulit ditemukan di pencarian google (SERP). Maka, jangan sekali-kali melibatkan optimasi seo yang berlebihan untuk blog. Karena hal itu tidak baik untuk blog. Tidak ada aturan pasti mengenai seperti apa takaran optimasi yang baik, baik untuk optimasi seo offpage maupun optimasi seo onpage, asalkan tidak melakukan optimasi yang terlalu over. Secukupnya saja, bahkan banyak yang menyarankan jika usia artikel blog sudah mencapai 3 bulan, kita tidak perlu lagi membangun backlink. Biarlah artikel tersebut mendapatkan backlink secara natural.

10. Keyword Stuffing dan Banyak Komentar Spam

Menuliskan kata kunci yang berulang dan meletakkan dalam kalimat posting tanpa di imbangi kosa kata yang relevan, akan di anggap spam oleh pihak google. Resiko terburuknya yaitu artikel akan de-index (tidak terindex google), berlaku juga untuk penerapan blackhat SEO lain. Dan Google juga sangat tidak menyukai spam, yang menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah pengunjung. Maka moderasi kotak komentar untuk mengatasi hal ini.

11. Blog Didominasi Oleh Artikel Dengan Kata Kunci Musiman

Apabila artikel menggunakan kata kunci musiman, biasanya tidak akan bertahan lama. Dan disaat tertentu akan menyebabkan trafik blog yang membahas topik dengan kata kunci musiman akan turun seiring waktu. Banyak kata kunci yang bisa digunakan untuk dijadikan judul artikel, tergantung dari niche atau topik blog yang dibahas, bisa kata kunci yang dianggap abadi atau kata kunci musiman, dikatakan kata kunci abadi jika kata kunci yang digunakan kepopulerannya mampu bertahan selamanya tanpa dibatasi oleh waktu, yang akan tetap bertahan sebagai kata kunci yang selalu banyak dicari oleh netter yang membutuhkan informasi relevan sesuai dengan kata kunci yang dibahas. Contoh, kata kunci yang selalu disangkutpautkan dengan pembahasan SEO, kata kunci seperti ini sepertinya tidak akan usang ditelan jaman selama teknologi mesin pencari masih dimanfaatkan oleh pengguna internet.

Sedangkan kata kunci musiman adalah kata kunci yang hanya dapat bertahan di saat-saat tertentu saja, kata kunci seperti ini pada umumnya akan usang ditelan jaman manakala sudah tidak sesuai dengan musimnya. Contoh, kata kunci yang membahas tanaman hias, kata kunci seperti ini bisa disebut sebagai kata kunci musiman, karena hanya mampu populer pada jamannya di saat penomena berbagai macam tanamn hias sedang naik daun. Akan tetapi seiring waktu dan seiring dengan pudarnya popularitas tanaman hias kata kunci tersebut akan usang ditelan jaman dan artikel yang membahas hal tersebut tidak lagi populer. Dampaknya volume pencarian dan trafik blog akan menurun.

Baca juga : Manfaat Google Search Console dan Cara Menggunakannya 

Mengatasi Trafik yang Turun Tiba- Tiba

1. Follow Up Hasil Analisa

Lakukan pengecekan di Google Analytics dan Search Console untuk mengetahui letak kesalahannya dimana. Apakah ada error di halaman, pencarian berkurang, atau peringkat mengalami penurunan. Dari hasil analisa tersebut, lakukan action untuk mengembalikan lalu lintas website. Misal, dengan memperbaiki halaman yang error dan memperbaiki kualitas konten agar peringkat bisa naik kembali.

2. Konsisten Dalam Pembaruan Konten

Lakukan update konten secara berkala, 1 hingga 3 artikel per hari atau per minggu, asal konsisten. Pastikan juga konten yang ditulis bermanfaat dan original. Meski tidak disebutkan berapa panjang artikel yang direkomendasikan, artikel dengan kedalaman yang baik mempunyai bobot nilai lebih di mata Google. Dan akan menjaga stabilitas trafik website di mesin pencari.

3. Optimasi SEO

Optimalkan kembali SEO untuk mendongkrak performa website secara keseluruhan di hasil pencarian. Fokus meningkatkan kualitas konten, dan tingkatkan faktor lain dalam SEO On Page dan Off Page. Saat optimasi SEO menunjukkan peningkatan, maka akan mulai bisa melihat performa trafik yang baik.

4. Jangan Bergantung pada Satu Sumber Trafik

Trafik dari mesin pencari itu sangat baik. Tapi tidak direkomendasikan untuk mengandalkan satu sumber trafik saja. Optimalkan sumber trafik berkualitas yang bisa mendorong lalu lintas ke website. Jika suatu saat ada perubahan algoritma atau kompetitor yang berhasil merebut posisi di SERP, dampaknya tidak akan terlalu signifikan untuk website.

Baca juga : Memahami Psikologi Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua ?

Postingan Terkait