AndroidUncategorized

Situs Media Sosial Yang Pernah Berjaya Dimasanya, Sekarang Hanya Tinggal Kenangan

Ezy.co.id, ciamis – Masyarakat modern semakin bergantung dengan internet. Cara dan gaya hidup semua orang telah beralih dari serba manual ke dunia digital. Kehadirannya nyatanya mampu membuat kita menjadi lebih cepat mendapatkan informasi.

Salah satu bentuk baru yang muncul di internet dan mengubah peradaban adalah media sosial. Semua aktivitas dan identitas diri dapat diketahui dengan hanya sekejap mata. Semua informasi seseorang seakan terpusat pada data yang terdapat di media sosial.

Namun, tahukah kalian? Banyak aplikasi media sosial yang pernah berjaya pada masanya namun berkahir dengan sebuah kenangan saja. Berikut saya akan sajikan 5 media sosial tersebut . Simak baik-baik ya!

1. Path

Path yang hits dengan fitur berbagi foto dan pin lokasi ternyata juga tak bisa bertahan. Padahal Path adalah salah satu media populer di kalangan anak muda masa kini. Tokoh Indonesia Abu Rizal Bakrie pun sempat menyuntikkan dana via Bakrie Telecom sebesar USD 25 juta (setara Rp 353,9 miliar dengan kurs Rp 14,157/dolar). Path benar-benar tak dapat diakses pada 15 November, pun layanan customer service-nya juga ditutup.

2. Yahoo! Messenger

Media sosial ini termasuk yang terlaris hingga mencapai ratusan juta pengguna di seluruh dunia. Yahoo! Messenger unggul karena fitur chit chat yang mampu mengalahkan pesaingnya mIRC. Medsos ini ditutup pada 2018 setelah bertahan 20 tahun.

3. My Space

Media sosial cetusan Chris Dewolfe & Tom Anderson tahun 2003, terkenal sebagai wahana anak band bertukar ide. Sejatinya Media sosial ini masih ada hingga kini, namun hanya dikunjungi 17,93 juta orang saja. Pada 2005 Myspace Rupert Murdoch membelinya dengan harga USD 580 juta (setara Rp 8,2 triliun dengan kurs Rp 14,157/dolar). Tak terlalu lama, ketenaran Myspace digantikan Facebook pada 2008.

4. Friendster

Friendster terkenal sebagai tempat testimoni. Selain itu, keleluasaan penggunanya mengubah tampilan halaman kala itu menjadi hal yang menarik. Media sosial ini ditemukan oleh Jonathan Abram pada tahun 2002. Web tersebut pernah ditawar Google pada 2007 seharga USD 30 juta (setara Rp 424,6 miliar dengan kurs Rp 14,157/dolar).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close