Search
Close this search box.
Meningkatkan Kinerja Situs Web dengan LiteSpeed

Meningkatkan Kinerja Situs Web dengan LiteSpeed

Di era digital seperti saat ini, semakin banyak pemilik website yang memperhatikan performa websitnya. Banyak pilihan web server yang menjadi perhatian pemilik website untuk memilih web server yang tepat. Karena saat website mengalami server yang down, akan ada banyak kerugian yang dialami pemilik website karena website tidak bisa diakses. Bagi pemilik website, tentu ingin memiliki website dengan performa yang memuaskan. Dan salah satu yang mempengaruhi hal ini adalah kualitas dari web server. Web server memegang peranan penting pada performa website, maka pilihlah web server yang tepat. Karena calon konsumen mungkin tidak sabar menunggu loading lama foto produk di website toko online. Dan website atau blog dengan loading lama sangat mungkin untuk ditinggalkan oleh pengunjung. Mereka bisa menemukan konten atau produk serupa di Google yang loading-nya lebih cepat dibanding blog atau website toko online tersebut. Maka, solusi bagi pemilik situs web untuk meningkatkan performa websitenya, bisa dengan mempertimbangkan menggunakan web server LiteSpeed untuk meningkatkan performa website.

Baca juga : Fitur Toko Online yang Wajib Ada di Website

Pengertian dan Fungsi Web Server

web server

Web server adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS yang berasal dari client (web browser) dan mengirimkan permintaan tersebut kepada klien dalam bentuk halaman web. Web server memiliki dua unsur, yaitu komputer dan perangkat lunak web server yang digunakan. Web server dapat berkomunikasi dengan client menggunakan protokol HTTP dan HTTPS. Dengan kedua protokol tersebut, maka antara server dan client dapat saling terhubung dan berkomunikasi dengan mudah. Fungsi utama web server adalah mentransfer permintaan pengguna melaui protokol yang telah ditentukan. Halaman website yang diminta terdiri atas teks, video, gambar, dan lainnya. Jadi, saat mengakses sebuah website, saat itulah pengunjung (sebagai client) melakukan sebuah permintaan, kemudian jika alamat IP atau domain website tersebut benar, web server akan merespon permintaan tersebut dengan memberikan file atau data yang tersimpan pada file storage atau database website. Banyak web server yang tersedia, beberapa yang populer dan memiliki banyak pengguna diantaranya yaitu adalah Apache, NginX, IIS (Internet Information Services), dan LiteSpeed.

Baca juga : Fitur Toko Online yang Wajib Ada di Website

Meningkatkan Performa Website dengan web server LiteSpeed

litespeed

Dari keempat web server yang populer, tentu sudah tak asing dengan web server LiteSpeed. Web server LiteSpeed adalah perangkat lunak web server yang dapat memberikan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan web server biasa. LiteSpeed diklaim lebih cepat 40 kali lipat. Dengan kecepatan maksimal tersebut menjadi jaminan atas performa website. Website akan lebih ringan, andal, dan stabil. Dan pemilik website, bisa menangani pekerjaan berskala besar dalam waktu yang lebih cepat. Website yang cepat dan responsif tak hanya disukai oleh pemilik website, namun juga disukai oleh pengunjung. Dan hal ini akan memberikan user experience yang bagus bagi pengunjung.

Faktor yang Bisa Memperlambat Kerja Website

Jika menggunakan tools untuk mengecek kecepatan website, maka tools tersebut biasanya akan memberitahu apa saja hal yang sebaiknya diperbaiki. Meskipun menggunakan bahasa teknis yang mungkin tidak semua orang awam pahami, namun mengerti hal-hal tersebut dapat membantu pemilik web untuk melakukan improvisasi pada websitenya. Berikut hal-hal yang dapat memperlambat waktu loading situs:

  • Web Hosting, Jika webhosting tidak dikonfigurasi dengan benar, maka dapat mempengaruhi waktu loading website.
  • Konfigurasi WordPress, Jika website WordPress tidak menyajikan halaman yang sudah di-cache, akan menyebabkan overloading pada server, sehingga website akan menjadi lambat atau bahkan crash.
  • Ukuran halaman, Yang paling mempengaruhi ukuran halaman sebuah web adalah gambar. Sehingga pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar.
  • Plugin yang buruk, Menggunakan plugin yang dikode dengan buruk juga akan memperlambat kerja website.
  • External scripts, Seperti ads, fonts loaders, dan sebagainya juga dapat memiliki impact yang cukup besar terhadap performa kerja website.

Baca juga : Big Data : Pengertian, sejarah, karakteristik, manfaat dan konsep

Alasan Website Harus Cepat

  1. Pengunjung Ingin Loading Website Sebentar

Kebanyakan pengunjung ingin melakukan aktivitas mereka di internet dengan cepat. Pengguna internet tidak sabar untuk mendapatkan yang mereka inginkan, baik itu mendapatkan informasi maupun membeli produk. Berdasarkan riset KissMetric, 47 persen pengunjung menginginkan loading website tidak lebih dari 2 detik. Website yang loadingnya di bawah 2 detik, lebih baik di mata pengunjung. Dengan begitu pengunjung bisa mendapatkan informasi atau melakukan transaksi lebih cepat. Dan menurut laporan Google, website yang loadingnya 4 sampai 5 detik, kemungkinan bounce ratenya adalah 90 persen. Dan yang terparah adalah jika website membutuhkan waktu loading hingga 10 detik, bounce ratenya bisa mencapai 123 persen. Mengunjungi website dengan loading lama adalah pengalaman buruk bagi kebanyakan orang. Kemungkinan besar pengguna internet tidak akan kembali mengunjungi website yang sama jika sudah mengetahui loading website tersebuit lama. Bahkan, bebrapa diantara pengunjung tersebut juga akan memberitahu orang lain mengenai loading lama di website yang mereka kunjungi.

  1. Kecepatan Mempengaruhi Ranking Website di Google

Untuk menentukan ranking di hasil pencarian, Google menggunakan berbagai faktor. Salah satu faktor utamanya adalah kecepatan loading website. Semakin cepat loading website, semakin bagus di penilaian Google. Dan faktor ini berlaku untuk hasil pencarian di desktop dan mobile. Selain itu, jika mengelola website toko online, parameter bagus tidaknya penjualan ditentukan dari tingkat konversi. Loading website yang lambat ternyata berpengaruh buruk terhadap tingkat konversi. Menurut riset KissMetric, setiap website melambat 1 detik, tingkat konversi ikut turun sebanyak 7 persen.

Baca juga : Pengertian Subdomain, jenis Dan Cara Membuatnya

Alasan Menggunakan LiteSpeed

Bagi pengunna WordPress, terdapat banyak plugin untuk meningkatkan kecepatan website. Dan untuk memilih plugin mana yang terbaik, tidak perlu mencoba plugin satu per satu karena plugin caching terbaik, yaitu LiteSpeed WordPress Caching. Berikut alasan mengapa LiteSpeed WordPress Caching adalah yang terbaik:

  1. Praktis dan Gratis

Instalasi LiteSpeed cukup mudah dan praktis seperti plugin-plugin lainnya. Bisa memasangnya melalui cPanel atau dasbor WordPress, LiteSpeed WordPress Cache juga tersedia secara gratis.

  1. Terintegrasi Langsung dengan LSWS

Kelebihan plugin LiteSpeed dibanding plugin caching serupa adalah integrasinya dengan LiteSpeed Web Server. LiteSpeed Web Server merupakan web server tercepat saat ini. Hosting yang menggunakan LiteSpeed Web Server memiliki performa 6 kali lebih baik dibanding hosting yang menggunakan Apache. LiteSpeed Cache bisa melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan plugin cache WordPress lain, karena terintegrasi langsung dengan LiteSpeed Web Server. LiteSpeed Cache dapat mengingat entry cache yang tidak dapat dilakukan plugin lain serta menggunakan tag untuk mengelola pembersihan cache dengan tepat. LiteSpeed Cache juga bisa menggunakan beragam cookie untuk menyajikan berbagai versi konten yang di cache berdasar hal-hal seperti seluler vs desktop, lokasi geografis, bahkan mata uang.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Error 404 Not Found

  1. Hasil Benchmark Terbaik Dibanding Plugin Lain

Kombinasi LiteSpeed Web Server dan LiteSpeed WordPress Cache menunjukkan performa terbaik dibanding kombinasi lainnya. Kombinasi LSWS dan LSWC memungkinkan website untuk menerima 5.200 page request per detik.

  1. Kompatibel dengan Plugin Lain

Perhatikan juga apakah plugin ini, kompatibel atau tidak dengan plugin lain. Karena jika plugin caching yang digunakan tidak kompatibel dengan plugin lain, maka bisa menurunkan kinerja website. LiteSpeed sudah memastikan, plugin buatannya sudah kompatibel dengan plugin-plugin WordPress populer. Beberapa di antaranya adalah WooCommerce, Contact Form 7, Google XML Sitemaps, Yoast SEO, Wordfence Security, WPML, NextGen Gallery, Autoptimize, Ninja Forms, dan masih banyak lagi.

  1. Sudah Dipercaya 400rb Pengguna

Dilansir dari laman resmi LiteSpeed, plugin cache ini sudah diunduh dan diinstall oleh lebih dari 400 ribu pengguna. Rating plugin di laman resmi WordPress pun menunjukkan kinerja positif. Dari 362 review di WordPress, sebanyak 342 pengguna memberikan lima bintang. Artinya plugin ini memang merupakan plugin terbaik di kelasnya.

Baca juga : Proxy Server : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, Resiko

Fitur-Fitur LiteSpeed

Fitur utama LiteSpeed WordPress Cache adalah untuk optimasi waktu loading website. Berikut fitur-fitur yang ditawarkan LiteSpeed WordPress Cache:

  1. Kompatibel dengan banyak API Server

Fitur pertama adalah kemampuannya untuk kompatibel dengan banyak API server, yang berfungsi untuk melakukan komunikasi antara web server dengan aplikasi eksternal yang dipakai. Aplikasi eksternal yang kompatibel dengan LiteSpeed antara lain PHP, Ruby, dan Python.

  1. GZIP Compression

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghemat bandwidth. Ia akan bekerja dengan memperkecil file yang dikirimkan ke client.

  1. Kompatibel di Banyak Sistem Operasi

Tak hanya kompatibel dengan banyak API, web server LiteSpeed juga kompatibel dengan banyak sistem operasi. LiteSpeed dapat berjalan dengan baik di berbagai sistem operasi seperti Linux, FreeBSD, MacOS, dan Solaris.

  1. Anti DDoS

Serangan DDoS sangat membahayakan bagi kelangsungan sebuah server. Sekecil apapun serangan yang terjadi, dapat berimbas pada server yang dapat langsung error seketika. Maka, LiteSpeed menyediakan fitur ini untuk menjaga lalu lintas server tetap aman dari serangan.

  1. Fitur Dukungan HTTP/2

Dapat dikatakan, ini adalah salah satu fitur yang disukai oleh banyak pengembang website. Support HTTP/2 terbukti mampu membuat halaman yang dibuka segera muncul. Proses loading dapat berjalan lebih cepat dari biasanya. Proses enkripsi yang sangat kuat sehingga memberikan perlindungan yang sempurna bagi pemilik website.

  1. Panel yang Terintegrasi

LiteSpeed dapat terintegrasi dengan baik ke banyak control panel. Antara lain Plesk, WHM, dan DirectAdmin. Ini akan memberikan pengalaman membuat website tak hanya cepat, tapi juga memberikan tampilan yang responsif dan ungggul dari yang lainnya.

Baca juga : Tanda Startup Sudah Tidak Bisa Lagi Disebut Sebagai Startup

Keuntungan Menggunakan Web server LiteSpeed

keuntungan litespeed

  1. Support .htaccess

Dengan support .htaccess, memungkinkan untuk memberikan berbagai perintah atau konfigurasi custom pada website. .htaccess juga memberikan proteksi dari potensi serangan hacker dan menciptakan string secara otomatis.

  1. Loading time yang lebih cepat

Web server LiteSpeed memberikan kecepatan yang lebih kencang dari yang lainnya. Pengguna bisa mendapatkan kecepatan 6x lebih cepat dari web server lain, misalnya Apache.

  1. Sinkronisasi dengan Mod Rewrite dan Mod Securit

Mampu untuk kompatibel dengan sejumlah perangkat keamanan website. Dua diantaranya adalah Mod Security dan Mod Rewrite. Website pun akan aman dari gangguan pengguna yang dengan sengaja ingin mengakses file direktori server.

  1. Mengurangi Overload Server

Kkecepatan website bisa menurun drastis. Dengan LiteSpeed overload server bisa dihindari. Kapasitas server bisa tetap stabil, tanpa khawatir terjadi overload.

  1. PHP Proccess Lebih Cepat 50%

Dengan menggunakan LiteSpeed, web server memungkinkan pengguna untuk mengakses proses PHP lebih cepat. Hal ini dapat berdampak pada kredibilitas yang dimiliki oleh website semakin meningkat. Tidak lain karena kestabilan yang ditawarkannya.

Baca juga : SEO Tools Terbaik dan Gratis untuk Reset Keyword

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua ?

Postingan Terkait

deep web

Apa itu Deep Web?

Apa yang Anda cari sebagian besar akan Anda temukan di internet. Namun, siapa sangka ternyata internet ini memiliki sesuatu yang lain dan sebelumnya tak pernah

Read More »
programing

Apa Itu Visual Programming?

Selaku programmer, Kamu pastinya menguasai kalau bahasa pemrograman berplatform bacaan berpusat pada eksekusi perintah- perintah khusus serta gimana perintah itu menunjukkan suatu buat konsumen. Tetapi,

Read More »