brand community

Mengenal Brand Community dan Cara Membangunnya

Bagi yang sedang mencari cara untuk memperkuat nama brand dan ingin melakukan percakapan yang lebih baik dengan pelanggan, maka perlu membangun brand community, yang akan mengumpulkan pelanggan setia di satu tempat, yang bisa menjadi keberhasilan besar bagi brand apa pun. Komunitas ini juga akan menyenangkan hati audiens, karena bisa mengobrol dengan orang-orang yang memiliki pikiran dan minat yang sama. Brand- brand besar memiliki customer yang tidak hanya menyukai produk mereka, tetapi benar-benar mencintai produknya. Jadi bukan kesuksesan brand lah yang membuat pelanggannya menjadi sangat. Namun sebaliknya, pelanggan setialah yang membuat brand tersebut sukses. Jadi, ketika para pelanggan setia ini bertemu, kemudian sama-sama mempromosikan sebuah brand dengan marketing brand itu sendiri, maka bisnis akan sukses besar. Untuk menggabungkan pelanggan setia dengan brand, agar dapat menciptakan sinergi yang kuat, makaa perlu membangun Brand Community.

Baca juga : Tips Menjalankan Bisnis dengan Adanya Perubahan Perilaku Di Masa PPKM

Pengertian Brand Community

brand community

Singkatnya Brand community adalah sekelompok customer yang sangat menyukai sebuah brand, dan mereka lebih dari sekedar pembeli. Customer ini ingin menjadi bagian dari brand itu sendiri. Jadi, para pelanggan yang setia ini mau menginvestasikan uang, waktu dan minat mereka untuk brand. Maka para pelanggan tersebut memiliki ikatan emosional yang kuat dengan brand, karena lebih dari sekedar melakukan transaksi jual beli. Dan tujuan dari ikatan emosional ini sendiri yaitu untuk membentuk brand community.

Memiliki brand community tidak hanya menjadi stratregi marketing yang bagus untuk mempromosikan brand. Namun, memiliki keuntungannya dalam jangka panjang, bisnis akan dapat terus berkembang karena pelanggan setia senang berbelanja, dan belanjaan mereka akan terus bertambah seiring bertambah lamanya mereka bergabung jadi anggota brand community.  Sederhananya, brand community bertujuan untuk menampilkan loyalitas terhadap sebuah brand. Orang-orang yang berada di komunitas ini akan terikat secara emosional; mereka akan membeli produk, mencerna kontennya, memberi tahu teman dan keluarga mereka tentang perusahaan, dan masih banyak lagi. Namun, brand community tidak sama dengan brand awareness.

Hanya karena seseorang mengetahui atau telah membeli produk, bukan berarti mereka adalah bagian dari komunitas yang terlibat atau bahkan dapat terlibat dengan brand. Sebaliknya, brand community adalah orang-orang yang telah mengikuti semua konten di media sosial, yang berbagi produk atau layanan beserta konten dengan orang lain, dan seseorang yang senang melihat semua yang dilakukan oleh brand. Jadi, brand community adalah tempat di mana orang-orang yang memiliki hubungan emosional dengan brand yang dapat terhubung satu sama lain. Tujuan dari hubungan emosional ini adalah untuk membangun hubungan yang akan membentuk komunitas bagi brand. Manfaat yang bisa diperoleh dari pembentukan hubungan ini dan memiliki brand community, yaitu tidak hanya dapat mengurangi penggunaan iklan atau pemasaran lainnya, tetapi yang cara ini juga dapat membuat pertumbuhan jangka panjang dan berkelanjutan dari transaksi berulang yang dilakukan oleh pelanggan.

Manfaat Membangun Brand Community

Di zaman digital ini, perlu dipahami bahwa brand community secara tidak langsung sebenarnya sudah terbentuk di media sosial. Hanya tinggal menemukan komunitas ini, terhubung dengannya secara langsung, dan membangun strategi bagi setiap individu yang tergabung dalam komunitas untuk berinteraksi satu sama lain. Lakukan ini semua karena brand community adalah alat bisnis yang ampuh. Jika memiliki sekelompok orang yang secara teratur menggunakan suatu produk atau layanan bisnis yang dapat dihubungi secara teratur. Maka dengan grup ini, dapat menguji market produk terbaru, bertanya langusng tentang perilisan sebuah fitur, berbagi konten blog, dan mengumpulkan feedback untuk perbaikan layanan. Karena komunitas ini dapat membantu brand untuk membuat keputusan berdasarkan pelanggan dan menyebarkan berita tentang bisnis, pastikan bangun komunitas yang kuat, bisa tumbuh subur, dan memberi nilai kepada anggota komunitas tersebut. Manfaat lain dari Brand Community, yaitu:

Baca juga : Tren Bisnis dan Rekomendasi Produk yang Dapat Dijual Saat PPKM

  1. Meningkatkan Brand Awareness

brand awareness

Dikutip dari Alexabrand awareness menggambarkan sejauh mana pelanggan dapat mengingat atau mengenali sebuah brand. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan brand awareness, salah satunya penyebaran dari mulut ke mulut. Karena banyak orang lebih percaya pada rekomendasi produk atau jasa dari orang lain. Maka disinilah peran brand community. Mereka bisa menyebarkan dan meningkatkan brand awareness perusahaan kepada siapa pun yang dikenal.

  1. Mendapat Pandangan Tentang Produk atau Jasa

tentang brand

Banyak perusahaan memanfaatkan brand community untuk mendapat pandangan atau insight tentang produk baru yang hendak diluncurkan. Brand community bisa memberikan feedback yang jujur pada perusahaan. Dan juga bisa memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan lebih dalam.

  1. Mencapai Customer Success

customer succes

Manfaat brand community selanjutnya adalah mencapai customer success, yang merupakan sebuah metode untuk memastikan bahwa pelanggan telah mencapai hasil yang diinginkan saat menggunakan produk atau jasa. Brand community dapat membantu mencapai customer success sebab mereka turut mendiskusikan ide-ide kreatif bagi perusahaan.

  1. Meningkatkan Brand Loyalty

loyalty card

Dikutip dari Accenture, dua per tiga pelanggan akan terus memilih produk yang sama dari perusahaan yang mereka sukai.  Inilah yang disebut dengan brand loyaltyUmumnya, brand community memiliki brand loyalty yang tinggi pada sebuah perusahaan. Maka, jika berhasil membangun brand community yang kuat, brand loyalty pelanggan terhadap perusahaan pun akan semakin kuat.

Ciri-Ciri Brand Community yang Kuat

Brand awareness tidak sama dengan brand community.

Mekipun ada banyak brand besar di seluruh dunia. Baik itu bisnis yang mempunyai brand terkenal, maupun memang memiliki brand community kuat. Mungkin akan banyak orang mengenal nama brand, namun sedikit yang merasa ingin bergabung dalam brand community nya. Jadi, mereka memiliki brand awareness yang tinggi tetapi tidak berminat dengan brand community-nya. Maka dari sini, bisa diamati perbedaannya. Berikut ciri-ciri utama brand community yang kuat:

1. Customer Merasa Antusias untuk Bergabung

Agar brand community dapatberjalan dengan efektif, maka komunitas tersebut harus memiliki anggota. Salah satu strategi untuk menarik orang-orang agar berminat gabung yaitu dengan memberikan reward seperti poin untuk mereka yang baru saja mendaftar jadi anggota, atau dengan mencoba strategi lainnya.

2. Anggota Ingin Terlibat dengan Kegiatan Brand

Setelah pelanggan menjadi anggota, mereka tidak hanya sekedar gabung saja. Anggota brand community harus melakukan aktivitas yang bisa membantu mengembangkan brand. Misalnya, melakukan sharing tentang brand di media sosial. Salah satu cara yang terbaik yakni dengan membuat tingkatan keanggotaan, mulai dari anggota baru sampai VIP. Dan kemudian untuk anggota VIP akan mendapatkan keuntungan besar jika mereka mempromosikan brand dengan baik. Hal ini akan mendorong anggota  agar terus melakukan aktivitas engagement yang bisa mengembangkan brand, sekaligus memudahkan mereka naik level jadi anggota VIP.

3. Advocate Sangat Senang Sharing Tentang Brand

Kemudian brand community yang kuat pasti membuat anggotanya suka saling berbagi pengalaman dalam menggunakan produk. Jadi, di dalam brand community itu sendiri, mereka senang berbagi satu sama lain, misalnya melalui foto. Ini menumbuhkan ikatan yang semakin kuat di dalamnya. Jika anggota brand community terlihat aktif berinteraksi di dalam forum komunitas, ini akan memberi kesan bahwa brand memang asyik untuk digunakan, keren dan menarik bagi customer baru, sehingga mereka ingin bergabung.

Baca juga : Penyebab Gagalnya Bisnis Saat Beralih ke Online dan Solusinya

Cara Membangun Brand Community

komunitas brand

Membangun brand community yang sukses bisa dilakukan sendiri dengan berbagai cara, dan tidak ada strategi khusus untuk itu. Adapun beberapa langkah penting yang dapat membantu dalam membangun brand community terbaik, yaitu:

  1. Definisikan Tentang Brand

Jika ingin membangun komunitas yang hidup, maka perlu mengetahui seputar brand. Ini melampaui apa yang dijual atau ditawarkan bisnis. Cara ini mencakup misi, visi perusahaan, brand voice dan brand personality. Apa yang coba dilakukan oleh brand? Siapa yang mencoba membantunya? Apa yang ingin dikenalnya? Semua ini penting untuk didefinisikan terlebih dahulu sebelum membangun komunitas. Hal tersebut penting untuk menargetkan siapa yang akan menjadi anggota brand community. Karena semakin menampilkan semua informasi tentang brand, maka akan semakin berhasil menarik hati audiens yang dicari.

  1. Tentukan Tujuan dan Metrik

Brand community adalah cara untuk membuat keputusan berdasarkan pertimbangan dari pelanggan dan menyebarkan berita tentang bisnis. Tetapi tetap harus bertanya pada diri sendiri dengan sejumlah pertanyaan sebelum membuat brand community. Berikut beberapa contoh pertanyaan yang harus ditanyakan untuk memandu ke arah yang benar saat mengembangkan strategi dalam untuk membangun brand community.

  • Apa tujuan di balik komunitas yang Anda miliki?
  • Apakah Anda membantu orang mendapatkan jawaban atas pertanyaan seputar produk Anda?
  • Apa yang Anda lakukan agar anggota komunitas Anda tetap terlibat?
  • Bagaimana Anda mengukur kesuksesan brand communityAnda?
  • Metrik apa yang ingin Anda lacak? Lead generates? Atau konversi?
  • Bagaimana cara brand community Anda membantu segala tujuan perusahaan Anda? Misalnya, bagaimana brand communitymembantu pemasaran, layanan, dan penjualan?
  1. Pilih Platform Komunitas

Ada banyak platform yang bisa digunakan untuk membangun brand community. Dan terdapat beberapa opsi berbeda dalam hal menciptakan basis komunitas. Beberapa platform yang biasa digunakan untuk brand community adalah forum, media sosial, rewards (Starbucks card), dan platform pihak ketiga seperti Slack. Berikut beberapa platform yang populer serta contoh brand yang berhasil, untuk mempertimbangkan beberapa opsi yang mungkin dapat bekerja paling baik bagi brand dan audiens.

  • Forum

Forum adalah cara yang bagus bagi komunitas yang jauh lebih besar untuk dapat membicarakan minat yang sama, baik pembahasan seputar brand ataupun tidak. Misalnya  Spotify community, karena Spotify adalah platform streaming musik yang sangat besar dengan audiens yang luas, forum dapat berfungsi dengan sempurna untuk mereka. Banyak orang-orang membicarakan musik yang disukai atau berbagi album atau playlist terbaru di platform tersebut, sehingga forum adalah cara yang bagus bagi Spotify untuk mengembangkan percakapan seputar industri mereka dengan platform streaming musik yang berada tepat di tengahnya.

  • Media sosial

Ada dua cara berbeda untuk mengelola komunitas di media sosial, yakni dengan terlibat melalui platform sendiri atau dengan membuat grup media sosial. Instagram Business Account bisa dijalankan oleh pemilik perusahaan, dan pemilik akun perlu aktif dan transparan dengan audiens. Instagram stories bisa digunakan untuk berkomunikasi secara teratur dengan audiens, dan juga bisa mengadakan QnA serta meminta followers untuk menilai produk baru yang potensial. Komunitas juga dapat dibangun melalui hashtag, mirip dengan yang dilakukan oleh aplikasi pengeditan foto A Color Story, yang menampilkan foto yang diposting menggunakan hashtag bermerek #AColorStory di feeds mereka, membangun loyalitas, dan menambahkan keaslian yang dibuat pengguna ke feeds mereka.

  1. Terlibat secara Teratur Dengan Brand Community

Beri anggota alasan untuk tetap terlibat. Tanggapi semua pertanyaan, buat postingan untuk diskusi, dan dorong percakapan baru dengan komunitas. Alat bantu media sosial seperti Sprout dapat membantu untuk memastikan agar tidak pernah melewatkan satu pun postingan dari seseorang di komunitas, sehingga dapat terus membina hubungan dengan semua pelanggan.

Baca juga : Hubungan serta Perbedaan SEO dan SERP

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua 🙂

×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp!

× Bantuan