JASA PEMBUATAN WEBSITE DAN ONLINE SHOP UKM DAN PERUSAHAAN NO 1 DI JAWA BARAT
Tips Melakukan Content Curation untuk Content Marketing

Memahami tentang Kurasi Konten dan Manfaatnya

Dengan memberikan informasi yang memiliki value kepada audiens, maka akan meningkatkan kredibilitas organisasi atau perusahaan mereka. Namun, menyediakan konten yang terbaik setiap saat akan sangat menyulitkan, dan di sinilah peran dari kurasi konten. Dimana kurasi konten akan mengisi setiap kekosongan saat melakukan proses pembuatan konten yang valuable serta relevan. Sehingga para audiens akan tetap terhubung selama konten utama dalam proses pembuatan dan promosi. Kurasi konten melibatkan pengumpulan berbagai informasi tentang topik tertentu. Konten ini disistematisasi dan diurutkan, diatur menurut topik, digabungkan, disaring, atau diringkas dan dipublikasikan di outlet komunikasi perusahaan. Berbeda dengan reblogging, konten tidak direproduksi, tetapi hanya kutipan atau komentar singkat yang diberikan dengan tautan ke asal konten yang sebenarnya.

Baca juga : Tips Melakukan Content Curation untuk Content Marketing

Pengertian Kurasi Konten

Kurasi konten adalah memilih konten yang didapatkan dari berbagai sumber dan membagikannya ke audiens dengan tone dan value yang diinginkan. Tetap lakukan banyak riset dan terus belajar untuk memberikan konten yang berkualitas dan relevan. Saat ini, kurasi merupakan hal yang sangat diperlukan, karena di era informasi akan menuntut orang untuk mengelola, mengatur dan berbagi informasi dengan orang lain dengan cara yang lebih efisien.

Manfaat Kurasi Konten

manfaat Content Curation

Apapun platform yang digunakan untuk membagikan konten, seperti Facebook, Twitter, Instagram atau LinkedIn, tetap perlu melakukan kurasi. Audiens akan memberikan kesan bisnis dari apa yang mereka lihat. Maka, perlu mempertimbangkan apa yang diinginkan pengunjung situs mengenai bisnis yang dijalankan. Kurasi konten adalah salah satu faktor penentu dalam campaign agar bisa diakui oleh audiens bahwa Anda ahli di bidang tersebut. Berikut beberapa Manfaat dari melakukan kurasi konten:

  1. Menghemat Sumber Daya dan Mendapat Informasi

Membuat konten sama halnya seperti menulis blog, merekam podcast atau membuat video YouTube, yang membutuhkan banyak waktu dan energi. Ketika memiliki sumber daya untuk melakukannya, tentu saja itu akan memberikan banyak keuntungan. Buat konten yang brilian tanpa harus menggunakan banyak sumber daya dan tentunya menghemat waktu dan energi. Menyaring konten juga dapat menjaga bisnis agar tetap fokus. Skill yang dibutuhkan adalah riset dan terus mempelajarinya. Dua skill ini akan membantu untuk menemukan, memilih dan membaca berbagai konten di website lain yang sesuai dengan industri bisnis.

  1. Memperoleh Tempat di Publik

Ketika konten memiliki banyak audiens, maka akan semakin besar peluang konten atau brand diterima oleh publik. Dengan menampilkan dan berbagi konten yang berkualitas bagi audiens, maka industri bisnis akan dinilai serius dalam bidangnya. Audiens pasti akan merasa bosan jika dalam situs hanya menampilkan brand saja. Kemudian hindari tampil dengan konten yang selalu menunjukkan “aku”. Karena semakin banyak variasi dan value konten diberikan kepada audiens, maka pemilik situs kan mendapatkan konten yang semakin relevan dengan bisnis.

Baca juga : Memahami Tentang PageSpeed di Server Hosting

  1. Membangun Koneksi dan Memajukan Bisnis

Saat sebuah konten dapat membantu orang lain, mereka juga akan membantu situs yang membagikan konten tersebut. Membagikan konten yang sudah dikurasi dapat membantu pemilik situs membangun koneksi dengan influencer dan orang-orang yang sudah ahli di industri bisnis tersebut. Hal ini bisa digunakan untuk menjalin koneksi dan percakapan menarik yang dapat mengarahkan pada peluang yang lebih baik dan menguntungkan di waktu yang akan datang. Kemudian dengan membagikan konten yang memiliki value yang bisa memberikan pengaruh untuk kehidupan orang lain, juga akan membuat audiens lebih perhatian dengan situs tersebut. Meskipun audiens dibombardir dengan berbagai informasi, tetapi mereka tetap akan peduli dan memperhatikan konten yang memiliki value untuk kehidupan mereka. Semakin banyak konten berkualitas yang dibagikan, semakin banyak juga perhatian yang akan didapat. Gunakan cara ini untuk mengajak audiens mendaftarkan email di newsletter atau mengarahkannya ke situs web.

  1. Diakui Sebagai Ahli atau Pakar

Pengunjung akan membangun kesan bisnis dengan apa yang ditampilkan di depan mata mereka. Sehingga, dapat mempertimbangkan dengan cermat apa yang diinginkan dari penggemar dan pengikut untuk memikirkan merek tersebut.

Macam-Macam Model Konten Kurasi

  1. Pengumpulan (Aggregation), merupakan tindakan mengumpulkan informasi yang paling relevan tentang topik tertentu ke dalam satu tempat atau lokasi.
  2. Distilasi (Distillation), adalah tindakan mengumpulkan informasi ke dalam format yang lebih sederhana, di mana hanya gagasan yang paling penting atau relevan dibagikan.
  3. Ketinggian (Elevation), adalah hal yang mengacu pada kurasi dengan tujuan mengidentifikasi tren atau wawasan yang lebih besar dari renungan harian yang lebih kecil yang diposting secara online.
  4. Kombinasi (Mashup), adalah penjajaran curatedyang unik, di mana penggabungan konten yang ada digunakan untuk membuat sudut pandang baru.
  5. Kronologi (Chronology), adalah suatu bentuk kurasi yang menyatukan informasi historis yang diselenggarakan berdasarkan waktu untuk menunjukkan pemahaman yang berkembang tentang suatu topik tertentu.

Baca juga : Cara Memperkecil Ukuran Foto Tanpa Mengurangi Kualitas

Hal yang dapat Dilakukan Kurasi Konten

Manfaat utama kurasi konten yaitu untuk jaringan, seperti teman, koneksi dan pengikut tidak perlu lagi membajak melalui banyak tweet, postingan blog, berita, dan hasil pencarian untuk menemukan konten yang berkualitas. Hal ini akan membuat dan menjadikan pemilik situs sebagai “orang yang berpengetahuan!”. Brand atau merek bisnis akan menjadi seperti seorang ahli dan sumber tepercaya yang membangun reputasi dan membuat situs web mendapatkan pujian yang merupakan sebuah “modal sosial”. Berbeda dengan content marketing, kurasi konten tidak mendorong orang melalui proses pengambilan keputusan tentang produk dan layanan. Tapi, perlu membuat konten khusus yang menjawab pertanyaan spesifik orang tentang aspek produk atau layanan. Bisa saja sudah berbagi barang atau produk dengan orang-orang di sekitar jaringan sosial. Misal, sebuah artikel yang dibagikan melalui pembaruan status Linkedin, video YouTube yang dibagikan dengan teman-teman Facebook, atau dengan mengirimkan tweet.

Tips Melakukan Kurasi Konten untuk Bisnis

tips

Langkah pertama yaitu menentukan topik yang akan dibagikan ke audiens. Lalu temukan konten artikel, video, podcast atau konten lain yang berhubungan dengan topik yang sudah ditentukan. Pertimbangkan juga beberapa hal di bawah ini.

  • Siapa yang akan mendapatkan konten ini?
  • Bagaimana konten ini membantu mereka?
  • Apakah sumbernya dapat dipercaya?
  • Apakah konten ini layak dan unik untuk dibagikan?
  • Bagaimana perasaan audiens saat melihat konten ini?

Kalau jawaban dari semua pertanyaan di atas positif, sudah saatnya menjadwalkan postinganmu. Berikut beberapa tips lain dalam melakukan kurasi konten:

Baca juga :Marketplace : Pengertian, Jenis, Fungsi, Kelebihan dan Contohnya

  1. Konten Berkualitas

Konten yang dibagikan akan dibaca oleh audiens, maka buatlah konten yang akan menambah value ketika audiens melihatnya. Konten yang dibagikan harus relevan, menarik dan memberikan manfaat bagi audiens. Domain yang mudah jelas dan mudah diingat juga menjadi nilai plus untuk bisnis, gunakan domain .STORE untuk toko fashion atau .TECH untuk media online yang membahas topik teknologi.

  1. Berikan Kesimpulan

Saat membagikan sebuah konten, berikan uraian singkat atau kesimpulan pada postingan untuk membantu audiens mengetahui tentang apa isi postingan tersebut dan membuat mereka membacanya juga. Ini juga akan membantu audiens mengaitkan postingan dengan brand. Walaupun ada juga yang memilih untuk tidak membuka artikel tersebut, mereka akan mempelajari kesimpulan atau potongan kalimat singkat yang menarik atau unik di feeds mereka.

  1. Promosikan Diri Secukupnya

Pemilik situs akan lebih leluasa ketika memilih konten mana yang harus dibagikan kepada audiens. Promosikan juga konten buatan sendiri, tetapi lakukan secukupnya, untuk membantu audiens melihat variasi konten dan membuktikan bahwa pemiliki situs merupakan ahli di bidang tersebut. Berikan juga informasi yang berguna dan relevan mengenai brand atau produk yang ditawarkan. Lakukan secara soft selling agar audiens tidak bosan melihat konten.

  1. Berikan Credit

Jika membagikan konten milik orang lain, sebaiknya berikan credit, agar membuat mereka senang. Bisa dengan melakukan mention atau tag pemilik konten pada konten yang dibagikan.

  1. Jadwal Posting

Buat kalender media sosial dan melakukan mapping konten, untuk menjadwalkan postingan. Sertakan juga waktu dan platform apa yang akan digunakan untuk membagikan konten. Atur semua jadwal setiap minggu, agar tidak tidak menambah jadwal kerja jika dilakukan setiap hari.

  1. Kurasi Konten untuk Menjaga Kualitas Konten

Salah satu manfaat dari kurasi konten, yaitu akan dikenal sebagai ahli di bidangnya, menghemat sumber daya, bisa mendapatkan tempat di mata audiens, menambah koneksi, memajukan bisnis dan tentu akan mendapatkan informasi lebih banyak. Selain memproduksi konten berkualitas, gunakanlah nama domain yang jelas dan mudah diingat, gunakan domain radix untuk menentukan domain yang tepat untuk bisnis.

Baca juga : Memahami mengenai cPanel, Manfaat dan Fitur – Fitur cPanel

Tools Terbaik Untuk Strategi Kurasi Konten

tools

1. Pinterest

Pinterest adalah sebuah sosial media platform yang memanfaatkan konten visual. Pengunjung dapat mencari berbagai macam konten dengan tema-tema tertentu seperti marketing, lifestyle, kesehatan, food, fashion dan lainnya. Cari konten-konten yang dirasa sesuai dengan selera audiens. Pinterest juga memungkinkan untuk mengikuti board lain yang dapat membantu dengan ide dan inspirasi dari bisnis yang memiliki audiens target yang sama dengan bisnis yang dikelola.

2. Scoop.it

Scoop.it akan membantu untuk mencari konten paling relevan berdasarkan topik yang spesifik dan membagikannya ke sosial network. Tool ini juga akan memberikan informasi mengenai topik-topik lain yang relevan dan bisa dijadikan sumber ide.

3. Feedly

Feedly akan memudahkan dalam mengakses dan membaca seluruh website, blog, situs berita, hingga channel youtube dan menyimpan informasi tersebut untuk dijadikan konten, atau dibagikan di sosial media. Pemilik situs hanya perlu mencari situs yang diinginkan lalu menambahkannya ke personal feednya.

4. Curata

Curata’s intelligent software menjelajahi web dan menggunakan kata kunci, konten yang dibagikan, konten yang ditandai, penulis, atau sumber berita untuk menyusun konten yang sangat relevan dari berbagai blog, situs web, dan platform media sosial. Tool ini juga memungkinkan untuk mengcustom pesan dan gambar dari konten yang sudah di kurasi.

5. Pocket

Pocket adalah sebuah tool yang mudah digunakan. Tool ini hadir bersama plugin yang harus diinstall. Kapanpun menemukan sebuah konten yang menarik, maka dapat menyimpan konten tersebut hanya dengan menekan sebuah tombol. Bisa juga mengelompokan konten yang sudah disimpan dengan tag, dan konten-konten ini bisa diakses secara offline.

6. Listly

Listly juga termasuk alat kurasi konten yang mudah digunakan, dan tersedia baik sebagai aplikasi web maupun aplikasi iOS, yang memungkinkan untuk membangun daftar yang terorganisir dan dikuratori dengan tetap memperhatikan target audiens. Uniknya, Listly memungkinkan untuk melibatkan audiens dalam proses kurasi konten. Audiens dapat memilih upvote atau downvote pada setiap item dalam daftar, membagikannya, dan bahkan menyarankan item untuk ditambahkan ke daftar pribadi. Ini adalah cara yang bagus untuk memastikan bahwa konten disesuaikan dengan minat audiens dan juga membantu untuk terus membuat konten.

Baca juga : SEO Tools Terbaik dan Gratis untuk Reset Keyword

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua 🙂