Search
Close this search box.

Mau Jadi Digital Marketer? Pelajari 7+ Keterampilan Ini!

Bisnis online kian menjanjikan, serta strategi promosi terbaik adalah kunci suksesnya. Itulah kenapa digital marketer kian dibutuhkan saat ini. Di LinkedIn saja, digital marketer termasuk 10 pekerjaan dengan lowongan terbanyak, loh.

Ini tentu tidak membingungkan karena digital marketing memanglah unggul dari segi biaya dan kemudahan dibanding penjualan tradisional. Itulah mengapa pekerjaan digital marketing masih memiliki peluang bagus di era mendatang.

Kamu tertarik dan mau ketahui cara menjadi digital marketer?

Di artikel ini, kita hendak membahas lengkap tentang apa itu digital marketer dan keterampilan digital marketer yang perlu Kamu kuasai. Jadi, mari ikuti lebih lanjut.

Apa Itu Digital Marketer?

Digital marketer adalah seorang yang bertanggung jawab melakukan pemasaran online menggunakan berbagai platform. Umumnya, saluran digital yang dimanfaatkan, antara lain:

  1. Website dan blog
  2. Media sosial
  3. Mesin pencarian
  4. Email
  5. Iklan pay- per- click

Ketika jadi seorang digital marketer expert, job desk digital marketing yang harus dilakukan tidak berhenti pada strategi pemasaran saja.

Kamu juga harus mampu membangun hubungan dengan target audiens secara baik.

Yang tidak kalah penting, digital marketer juga wajib lihai memanfaatkan berbagai aplikasi untuk pemasaran digital, misalnya Google Analytics.

Berbekal tools analytics, berbagai tugas digital marketing bisa diselesaikan dengan mudah. Pada akhirnya, strategi pemasaran bisa dijalankan lebih efektif.

Lalu, apa saja skill digital marketer yang wajib dimiliki? Yuk, simak di bagian selanjutnya.

9 Skill Digital Marketer yang Wajib Dimiliki

Setidaknya ada 9 skill yang wajib Anda pelajari untuk jadi seorang digital marketer. Tidak perlu menguasai semuanya sekaligus, mulailah dari satu skill yang paling mudah:

1. Content Marketing

Skill digital marketer pertama yang wajib dikuasai adalah kemampuan membuat berbagai tipe konten.

Hal ini penting karena content marketing merupakan strategi pemasaran digital yang cukup efektif serta paling banyak digunakan. Nantinya, Anda akan membuat dan mendistribusikan konten, seperti artikel web, postingan media sosial, dan ebook secara rutin.

Seorang digital marketer perlu tahu metode membuat konten yang cocok dengan keinginan sasaran audiens. Tanpa konten yang relevan, kecil mungkin sasaran audiens buat terpikat dengan advertensi yang Kamu jalani.

Jika konsumen sudah tertarik, pastikan konten Kamu mampu mendorong target audiens untuk menjadi konsumen. Jika tidak, upaya content marketing jadi sia- sia.

Yang tidak kalah penting, tugas digital marketing ini perlu dilakukan secara konsisten agar mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

2. SEO dan SEM

Website adalah kanal terbaik untuk melakukan tugas digital marketing. Nah, seorang digital marketer expert harus mampu membuat web menjadi yang teratas di pencarian Google dengan keahlian SEO dan SEM.

Alasannya, SEO( search engine optimization) dan SEM( search engine marketing) adalah 2 skill digital marketer yang penting untuk mendapatkan traffic atau jumlah pengunjung web.

Semakin banyak pengunjung yang relevan dengan web Kamu, semakin mudah untuk merayu mereka agar membeli produk atau layanan yang Kamu tawarkan.

SEO dan SEM memiliki fokus yang berbeda.

SEO menggunakan teknik tertentu agar website berada di hasil pencarian karena sesuai kebutuhan pembaca. Salah satunya, menggunakan content marketing untuk membuat artikel menarik.

Sedangkan SEM menggunakan iklan berbayar untuk bisa mengenalkan web secara instan ke audiens. Karena itu, keterampilan riset keyword dan Google Ads merupakan skill digital marketer yang penting ketika menggunakan SEM.

3. Social Media Marketing

Social media marketing adalah upaya pemasaran melalui media sosial, apapun platformnya. Digital marketer nantinya perlu melakukan riset audiens untuk menentukan platform yang sangat tepat agar hasilnya lebih efektif.

Pekerjaan digital marketing ini mengharuskan Kamu mempelajari semua fitur di platform yang digunakan. Baik itu fitur gratis seperti direct message serta postingan, ataupun berbayar seperti Facebook Ads.

Kenapa job desk digital marketing meliputi media sosial?

Utamanya, media sosial memperluas jangkauan pemasaran Kamu. Jadi, dapat jadi salah satu alat efisien buat memusatkan traffic ke website

Selain itu, media sosial memudahkan Kamu berhubungan dengan target audiens agar bisa membangun engagement serta kredibilitas.

Nah, jika ingin belajar social media marketing, Kamu dapat memulai dengan artikel selanjutnya→ Bimbingan Komplit Social Alat Marketing

4. Email Marketing

Potensi promosi melalui media sosial cukup besar, tetapi penjualan melalui email tidak kalah efektif.

Kenyataannya, balik modal dari email marketing bisa sampai 4200%. Artinya, jika Kamu promosi dengan biaya Rp100. 000, Kamu bisa mendapatkan pemasukan dari penjualan hingga Rp4. 200. 000.

Itulah mengapa email marketing merupakan skill digital marketer yang tidak kalah penting.

Tipsnya sederhana. Pertama- tama,

Kamu perlu menarik audiens agar mau menginfokan email mereka. Bisa melalui blog ataupun website.

Kemudian, Kamu dapat mulai mengirimkan email ke mereka. Informasinya bisa sesuai kategorinya. Misalnya, email promosi khusus untuk calon konsumen, kesempatan upgrade gratis untuk pengguna lama, dan lainnya.

Karena data audiens sudah dimiliki, Kamu bisa mengirim pesan lebih personal menggunakan nama sapaan mereka. Apalagi, pekerjaan digital marketing itu hendak lebih gampang berkah terdapatnya tools semacam Mailchimp serta OptinMonster.

5. Copywriting

Seorang digital marketer expert harus punya skill copywriting, yaitu menjual produk lewat tulisan. Tulisan seperti itu yang akan membujuk audiens untuk menerima tawaran produk ataupun layanan Anda

Agar lebih efektif, Kamu wajib menguasai produk yang mau dipromosikan dan kebutuhan target audiens. Itulah kunci menjelaskan produk menggunakan copywriting.

Ada banyak formula copywriting untuk meyakinkan audiens. Salah satunya adalah AIDA( Attention, Interest, Desire, Action).

Dengan AIDA, tulisan Kamu akan dimulai dengan membahas keinginan audiens. Setelah itu, Kamu menunjukkan manfaat produk sesuai kebutuhan mereka. Di akhir, Kamu bisa mengajak mereka menggunakan produk Kamu.

Formula AIDA cocok untuk artikel media sosial, konten blog, landing page, dan email.

Supaya bisa menguasai AIDA dan teknik copywriting lainnya, Kamu bisa mulai dengan download tips- tips copywriting dengan klik link di dasar ini!

6. Analytics dan Analisis Data

Salah satu keunggulan digital marketing merupakan kemudahan untuk menganalisis data hasil pemasaran. Seperti itu kenapa digital marketer wajib memiliki keterampilan analisis data. Jadi, bisa meningkatkan kemampuan penjualan dengan lebih tepat sasaran.

Tak perlu khawatir, saat ini sudah banyak tools analytics dan analisis data yang dapat digunakan. Contohnya, Google Analytics.

Dengan Google Analytics, banyak tipe data yang dapat ditampilkan, termasuk jumlah pengunjung web, asalnya, serta halaman apa saja yang dikunjungi.

Menariknya, Google Analytics tidak terbatas untuk web saja, tetapi bisa juga untuk campaign iklan media sosial dan lainnya.

Nah, jika mau mulai berlatih mengenai Google Analytics, Kamu dapat membaca bimbingan kita. Yakinkan pula Kamu menyimak postingan kita mengenai digital marketing metrics supaya ketahui informasi apa saja yang berarti buat dipantau.

7. Conversion Rate Optimization

Pengunjung web banyak tapi sedikit yang membeli produk? Itulah tantangan seorang digital marketer yang bisa diatasi dengan skill conversion rate optimization.

Conversion rate merupakan prosentase banyaknya produk terjual dibanding jumlah pengunjung. Jadi, kalau dari 1000 pengunjung yang datang, hanya 20 produk terjual, maka conversion rate- nya adalah 2 persen.

Dengan conversion rate, Kamu bisa tahu efektif atau tidaknya penjualan Kamu. Terutama, jika dibandingkan dengan kompetitor.

8. Marketing Automation

Menjalankan upaya pemasaran pasti melelahkan. Oleh karena itu, sebagai digital marketer, Kamu wajib terampil menggunakan tools marketing automation.

Tools itu mempermudah job desk digital marketing dengan mengotomatisasi proses yang wajib Kamu lakukan berulang kali. Misalnya, tools email marketing bisa Kamu atur untuk mengirimkan email selamat datang kepada pengunjung web yang baru saja membuat akun.

Tools marketing automation ada banyak, baik yang gratis ataupun berbayar. Mailchimp, HubSpot, dan Buffer adalah sebagian contohnya.

Untuk mempelajari cara menggunakannya, Kamu bisa mengikuti panduan- panduan yang disediakan oleh penyedia tools tersebut.

9. Project Management

Tugas digital marketing membutuhkan skill project management yang bagus. Karena, tugas- tugas Kamu mengaitkan banyak pihak.

Contohnya, untuk menjalankan content marketing di web, setidaknya Kamu butuh copywriter, editor konten, dan desainer. Tanpa kemampuan untuk mengelola tim serta proyek, kolaborasi bisa kurang berjalan baik dan upaya content marketing dapat terganggu.

Untuk menghindari hal itu Kamu perlu mempelajari tips manajemen proyek dan memanfaatkan tool seperti Trello ataupun Todoist.

Siap Belajar Jadi Digital Marketer Profesional?

Digital marketer adalah pekerjaan yang menjanjikan. Jika mau melakukan pekerjaan itu, Kamu wajib memiliki skill- skill digital marketer di atas.

Meskipun begitu, Kamu tidak wajib menguasai semuanya sekaligus. Kamu bisa mulai dari yang mendasar, seperti content marketing dan SEO. Jadi, mana keterampilan digital marketing yang ingin Kamu pelajari dahulu?

Kalau mau mulai dari dasar- dasarnya, kita sudah siapkan ebook panduan Digital Marketing gratis. Kamu akan belajar semua strategi pemasaran digital dan contoh- contohnya.

Postingan Terkait