ramdhan kareem

Ide Bisnis di Bulan Ramadhan dan Momen Spesial untuk Bisnis Anda

 

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang turut melaksanakannya. Ramadhan adalah masa mendedikasikan diri untuk amal ibadah, serta menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga dan orang tercinta. Namun di balik suasana religiusnya, bulan suci Ramadhan menyimpan potensi yang sangat menjanjikan bagi bisnis. Dapat dipastikan bahwa pada bulan suci Ramadhan pola belanja pada masyarakat yang mayoritas Muslim juga akan berubah, dikarenakan dari kultural dan perilaku konsumsi masyarakat di bulan Ramadhan memiliki karakteristik yang berbeda dibanding bulan-bulan biasa. Pola makan dan aktivitas harian yang berubah karena adanya kewajiban untuk menjalankan shaum, atmosfer yang religius serta adanya tradisi Ramadhan selama satu bulan penuh menjadi alasan kenapa perilaku konsumsi masyarakat di bulan Ramadhan bisa berubah. Selain dijanjikan akan mendapatkan banyak pahala, bulan Ramadhan ini juga membuka banyak ladang rezeki. Hal ini tentu saja penting untuk dimanfaatkan sebagai peluang bisnis. Mulai dengan memahami perubahan tradisi dan perilaku konsumen pada saat bulan Ramadhan. Sudah banyak orang yang terbukti berhasil menciptakan bisnis dadakan dan mendapatkan keuntungan cukup besar dari memanfaatkan momen di bulan Ramadhan. Kerap kali bulan Ramadhan menjadi “pintu gerbang” kesuksesan bisnis hingga akhir tahun nanti.

Namun saat ini, bulan Ramadhan disambut secara online

 

Antusiasme menyambut Bulan Ramadhan dimulai lebih awal. Dapat kita perhatikan konten digital dengan tema Ramadhan sudah banyak bertebaran, baik itu ads, banner iklan, hingga iklan di Youtube. Data ini menunjukkan bahwa pencarian yang berhubungan dengan Ramadhan sudah mulai sebelum bulan Ramadhan berjalan. Dan jumlah pencarian mencapai puncak pada minggu pertama. Kemudian, jumlah pencarian mengalami sedikit penurunan sebelum mencapai tingkatan puncak sekitar satu pekan menjelang Idul Fitri. Tren ini berhubungan dengan jumlah pengguna internet di Indonesia, yang sebagian penduduk telah menggunakan smartphone.

Ramadhan adalah Saat Berbelanja

Bulan Ramadhan dikatakan sebagai bulan berbelanja. Karena secara umum, berbagai macam komoditas mengalami peningkatan yang cukup signifikan, bahkan dalam ranah e-commerce Yng merupakan fenomena berbisnis online. Cara bisnis ini menawarkan kemudahan, baik bagi pelanggan maupun penjual. Tidak perlu bertatap muka, pembeli hanya perlu memilih barang yang diinginkan, transfer uang, dan barang langsung sampai ke alamat tujuan.

Kemudahan seperti ini yang sebenarnya sangat menguntungkan penjual di bulan Ramadhan. Istilahnya, less effort, big profit. Karena penjual hanya perlu mengusahakan agar produk serta layanan yang ditawarkan dapat tampil di internet dan ditemukan pelanggan. Dengan jumlah pengguna internet seperti sekarang ini, jangan mengabaikan kesempatan bisnis yang ada. Ada beberapa ide bisnis yang secara umum bisa mendapatkan keuntungan lebih semasa Ramadhan, di antaranya yaitu sebagai berikut:

Ide Bisnis di Bulan Suci Ramadhan

  1. Usaha Katering untuk Sahur dan Berbuka

Menjalankan usaha katering untuk menu sahur dan berbuka puasa pada saat bulan Ramadhan, dapat dijadikan peluang usaha yang mendatangkan banyak keuntungan. Terutama bagi yang tinggal di sekitar rumah kos atau kontrakan untuk pelajar dan mahasiswa atau karyawan yang biasanya tidak sempat untuk memasak sendiri. Dalam membuka bisnis catering ini, disarankan harus pandai dan inovatif dalam mrngkmbinasikan menu makananagar pelanggan tidak bosan. Bisa juga menawarkan menu paket murah untuk pelanggan yang memesan menu katering untuk sahur dan berbuka sekaligus. Atau bisa juga dengan menawarkan katering untuk acara khusus seperti sahur atau buka bersama. Untuk pelayanannya bisa dengan sekaligus menawarkan jasa antar katering ke lokasi pelanggan. Hal utama yang perlu diingat dalam menjalani bisnis katering adalah makanan yang enak dan pelayanan pelanggan yang memuaskan. Maka, ide bisnis ini akan menguntungkan saat Ramadhan dan bisa memberikan lebih banyak berkah.

  1. Menjual Kurma dan Aneka Buah-buahan

    kurma

Permintaan akan buah kurma dipastikan meningkat pada bulan Ramadhan karena adanya tradisi masyarakat yang tidak afdol jika berbuka tanpa memakan buah kurma. Terlebih lagi karena buah ini tidak dapat tumbuh subur di Indonesia. Maka, ini dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk memulai usaha, dimulai dengan mencari agen kurma yang ada di Indonesia dan menjual buah kurma dengan harga murah. Kemudian kemas ulang buah kurma dalam berbagai macam berat, dan kemudian Anda jual kembali. Penjualan buah kurma tersebut dapat dilakukan secara offline maupun online. Dan selain buah kurma, permintaan akan buah-buahan lainnya juga cukup meningkat pada bulan Ramadhan, karena banyaknya menu takjil yang berbahan dasar dari buah seperti sop buah dan aneka jus. Kesempatan ini tentunya harus dimanfaatkan sebagai peluang bisnis dan mulai meraup untung di bulan Ramadhan yang tak boleh dilewatkan.

  1. Berjualan Aneka Macam Menu Takjil

Salah satu tradisi yang tidak pernah lepas dari yang namanya bulan Ramadhan adalah menunggu waktu berbuka puasa atau biasa disebut dengan istilah ngabuburit. Selama ngabuburit, pasti banyak orang yang sibuk membeli menu pembuka untuk membatalkan puasa, atau sering disebut juga dengan istilah takjil. Dari banyaknya orang yang ingin membeli takjil inilah salah satu peluang bisnis yang bisa diambil. Usaha penjualan aneka macam menu takjil dapat dikatakan cukup menggiurkan karena bisa mendatangkan untung besar. Dan untuk memulai bisnis ini tidak membutuhkan modal yang besar, karena bisa memulai nya dengan hal yang kecil seperti menjual es teh manis, aneka minuman sirup dingin, aneka jus buah, sop buah atau aneka minuman lainnya yang manis dan menyegarkan untuk berbuka puasa. Bisa juga menambahkan menu makanan untuk takjil seperti jajanan pasar, aneka kue basah, martabak mini, puding jagung dan lain sebagainya. Patok harga yang sesuai dengan kantong banyak orang namun tetap bisa memberikan untung yang berlimpah.

  1. Berbisnis Aneka Kue Kering dan Toples Unik

cake

Menjelang lebaran, kue kering akan menjadi salah satu makanan yang diincar oleh banyak orang. Peluang ini dapat dijadikan bisnis yaitu dengan menjual aneka kue kering. Bagi yang suka membuat kue dan memiliki resep enak tersendiri, usaha ini patut dicoba. Namun jika tidak bisa membuatnya sendiri, bisa mencoba menjadi reseller atau dropshipper dari kue kering hasil olahan saudara atau teman bahkan rekan kerja. Anda juga bisa menjual kue kering dalam berbagai macam toples unik untuk menambah nilai produk, atau bahkan hanya menjual toplesnya saja. Pasarkan produk melalui sosial media agar menjadi lebih laris.

  1. Berjualan Oleh-oleh Lebaran

Momen mudik ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Menjelang lebaran, banyak orang yang akan mudik ke kampung halaman dan setelahnya mereka akan kembali ke kota tempat tinggalnya. Momen ini bisa digunakan untuk berjualan aneka macam oleh-oleh lebaran. Karena selain kue kering, aneka makanan lain khas daerah cukup banyak diincar untuk dijadikan oleh-oleh dari mudik. Untuk memulai usaha tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan modal yang besar. Buat makanan khas daerah sendiri atau membelinya dari supplier agar lebih murah. Kemudian jual dengan menitipkan di toko oleh-oleh atau toko lainnya yang sering dikunjungi banyak orang.

Baca juga : Ide Marketing yang Bikin Kamu Survive di Tengah Pandemi COVID-19

  1. Parsel Lebaran

parcel

Usaha parsel lebaran dapat dijadikan usaha yang cocok dijalankan pada saat bulan Ramadhan. karena menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat banyak yang berlomba-lomba mengirim parsel ke sanak saudara, teman atau klien mereka. Untuk memulai membuka usaha parsel ini, tentu saja harus mempunyai ide kreatif dalam menentukan isi parsel dan bagaimana pengemasannya. Isi dan cara pengemasas parsel akan menjadi daya tarik konsumen untuk memesan parsel lebaran. Sebagai contoh, kombinasikan isi parsel berupa kue kering dengan peralatan makan seperti piring dan garpu kecil untuk makan kue atau buat parsel yang berisi perlengkapan ibadah.

  1. Jalankan Usaha Jasa Laundry dan Jasa Cuci Kendaraan

Salah satu usaha yang cocok untuk dijalankan pada saat bulan Ramadhan adalah usaha jasa laundry dan jasa cuci kendaraan, karena banyak orang yang tidak sempat mencuci pakaiannya sendiri, hingga membutuhkan jasa laundry untuk melakukannya. Usaha laundry ini akan mendapatkan banyak pelanggan ketika mendekati waktu lebaran, karena pada akan banyak asisten rumah tangga yang pulang kampung sehingga memerlukan jasa laundry untuk menggantikan tugas mencuci pakaian yang biasanya dilakukan oleh asisten rumah tangga.

Walaupun untuk menjalankan usaha laundry ini biasanya dibutuhkan modal awal yang cukup besar, tapi harus yakin bisa mengawalinya. Karena untuk memulai usaha laundry, tidak harus langsung memiliki 3 mesin cuci sekaligus, bisa memulainya dengan mesin cuci yang sudah dimiliki di rumah. Lakukan bisnis ini secara tekun dengan pelayanan terbaik, maka pelanggan akan datang lagi dan lagi. Untuk selanjutnya, jasa dan usaha laundry bisa berkembang menjadi lebih besar.

Sedangkan bagi kebanyakan pemilik kendaraan bermotor biasanya malas untuk mencuci kendaraannya di bulan Ramadhan, Karena merasa lelah dari seharian penuh berpuasa dan melakukan aktivitas. Kondisi ini bisa menjadi peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha cuci kendaraan bermotor. Bahkan bisa juga menambahkan fasilitas servis kendaraan di dalamnya. Dan kemungkinan, usaha ini akan ramai dikunjungi pada sebelum dan saat Lebaran, terutama oleh pemudik yang sedang dalam perjalanan. Buka usaha ini di tempat yang strategis yang mudah dijangkau oleh pelanggan serta pelayanan terbaik. Agar pelanggan tidak akan segan-segan lagi untuk datang kembali menggunakan jasa Anda.

  1. Menjual Berbagai Perlengkapan Ibadah dan Busana Muslim

al quran

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci umat muslim, yang mana baik laki-laki maupun perempuan akan mencoba selalu memaksimalkan ibadah dari hal sekecil apapun. Salah satunya dengan berpakaian tertutup atau berbusana muslim dalam keseharian. Ditambah sajadah untuk shalat, tasbih, Al-Qur’an untuk tadarus, baju koko, sarung dan kopiah atau mukena untuk shalat. Semua itu dapat dijadikan peluang bisnis yang tepat dijalankan pada saat bulan Ramadhan. Bisnis berbagai perlengkapan ibadah untuk umat muslim ini akan meningkat ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri. Karena saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak orang membeli perlengkapan ibadah sebagai hadiah atau parsel.

Kesempatan ini tidak boleh dilewatkan, karena membuka usaha perlengkapan ibadah dan busana muslim tidak hanya menjadi peluang bisnis selama bulan Ramadhan saja tapi juga dapat dilanjutkan sebagai usaha tetap. Bisnis busana muslim cukup menjanjikan, tidak hanya di bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri saja, namun juga pada bulan-bulan biasa, karena tren masyarakat yang konsumtif. Jual perlengkapan ibadah dan busana muslim dengan berbagai varian harga, sehingga pelanggan bisa berasal dari berbagai kalangan. Untuk menjalankan ide bisnis ini, tidak perlu memikirkan modal awal karena usaha ini bisa dimulai dengan cara menjadi reseller atau dropshipper, serta dapat dilakukan secara online maupun offline.

  1. Usaha Jasa Rental Mobil dan Travel

Usaha jasa rental mobil banyak dicari menjelang lebaran, karena pada saat itu banyak perantau yang akan mudik ke kampung halaman. Bagi pemudik yang kehabisan tiket memutuskan untuk menyewa mobil sebagai pilihan. Bagi yang memiliki mobil pribadi dan tidak mudik, bisa memanfaatkan peluang ini untuk mulai berbisnis. Sewakan mobil kepada para pemudik yang tidak memiliki kendaraan dan kehabisan tiket untuk pulang. Tentu saja dari bisnis ini akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Dan juga dapat menawarkan jasa sebagai supir untuk meraup untung yang lebih besar.

Menjelang lebaran adalah saat di mana seluruh masyarakat akan mendapatkan waktu untuk cuti. Momen ini dapat dijadikan peluang usaha untuk membuka jasa travel dan penjualan tiket bagi karyawan yang ingin berlibur bersama keluarga ke tempat wisata tertentu. Tawarkan berbagai macam paket travel liburan ke tempat wisata tertentu. Untuk menarik minat pelanggan, berikan paket travel yang bervariasi dengan fasilitas yang memadai. Selain itu, jual tiket pesawat, bus, kapal laut maupun kereta secara online untuk para pemudik.

  1. Berbisnis Jasa Asisten Rumah Tangga

Menjelang lebaran, akan banyak sekali keluarga yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga. Dikarenakan banyak sekali hal yang harus dilakukan seperti untuk bersih-bersih, memasak dan mempersiapkan hari raya. Kesempatan ini bisa digunakan untuk berbisnis jasa asisten rumah tangga. Untuk memulainya, dapat menawarkan jasa asisten rumah tangga sementara khusus untuk membantu mempersiapkan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Namun, juga tidak menutup kemungkinan jasa asisten rumah tangga ini ditawarkan untuk kebutuhan lainnya di bulan Ramadhan seperti membantu memasak menu sahur dan berbuka puasa, mencuci pakaian atau bersih-bersih.

  1. Menjual Gadget

Perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen spesial yang tidak bisa dilewatkan. Terlebih bagi karyawan di sebuah perusahaan, yang biasanya akan mendapatkan tambahan tunjangan. Yang kemudian banyak dari mereka yang pada momen lebaran ini ingin tampil beda mulai dari busana hingga gadget. Biasanya pada momen ramadhan dan lebaran ini, banyak orang yang ingin membeli smartphone baru. Ini juga bisa disebabkan karena banyak momen menarik untuk diabadikan dan membagikannya melalui sosial media.

Baca juga : Ide Bisnis di Bulan Ramadhan dan Momen Spesial untuk Bisnis Anda

Memanfaatkan Momen Ramadhan dengan Hal-Hal Berikut

Untuk kesuksesan sebuah bisnis yang sedang atau akan dijalanakan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan momen Ramadhan demi kesuksesan bisnis. Berikut kami rangkum beberapa diantaranya, yaitu serbagai berikut:

1. Buat Kampanye yang Identik dengan Ramadhan

Sesuaikan konten pemasaran selama Ramadhan, maka jumlah kunjungan ke website Akan meningkat. Jumlah interaksi pada kampanye iklan di media sosial pun bisa meningkat juga. Selama bulan Ramadhan Anda buat kampanye yang identik dengan bulan suci. Bila perlu, ganti seluruh citra visual website dan kampanye iklan berkenaan dengan Ramadhan. Sangat disarankan penggunaan warna hijau yang identik dengan bulan Ramadhan. Penggunaan simbol khas lain seperti bedug, ketupat, dan bulan sabit juga perlu ditampilkan untuk memperkuat kesan di bulan Ramadhan.

2. Ubah Jadwal Posting Konten

schedule

Jika mengalami penurunan traffic selama bulan Ramadhan tidak perlu khawatir, karena sebenanya traffic tidak menurun, malah cenderung lebih banyak. Namun waktunya saja yang sedikit berubah. Fokuskan kampanye pemasaran pada pukul 3 sampai 5 pagi, karena waktu tersebut merupakan saat dimana orang- orang muslim melakukan aktifitas sahur selama bulan Ramadhan. Besar kemungkinan pelanggan akan online pada saat itu, sekedar browsing sembari santap sahur.

Selain itu juga tidak boleh melupakan ‘prime time tradisional’ yaitu antara pukul 18.00 hingga 23.00. Ini adalah saat berbuka puasa, tarawih, hingga istirahat malam. Secara umum, peningkatan traffic mulai terasa pada pukul 18.00 dan mencapai puncak sekitar pukul 21.00. Setelahnya, traffic berangsur menurun karena memasuki waktu istirahat malam. Peak time atau waktu puncak interaksi dapat berbeda-beda sesuai dengan target pasar. Maka, lakukan riset secara mendalam terlebih dahulu sebelum memulai kampanye iklan.

3. Fokus pada Produk Terlaris

Produk atau layanan terlaris di bulan lalu belum tentu menjadi yang paling laris selama Ramadhan. Lakukan riset terlebih dahulu sebelum mulai memfokuskan bisnis pada produk terlaris. Terkadang, selama bulan Ramadhan para calon pelanggan tidak terlalu sensitif mengenai harga. Murah tentu akan dicari, tapi semisal mahal pun juga tetap akan laris. Di bulan ini calon pelanggan dari segmen pegawai biasanya mendapatkan THR sehingga mereka memiliki daya beli lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Produk yang akan laris tentu produk yang berhubungan dengan kebutuhan Ramadhan serta Idul Fitri, mencakup kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian, tiket dan jasa perjalanan, hingga gadget seperti smartphone.

4. Targetkan Segmen Keluarga

family

Berkumpul bersama keluarga menjadi tema yang sangat menarik selama Ramadhan. Tidak hanya selama Ramadhan saja, namun dapat melanjutkannya hingga Idul Fitri. Banyak brand besar telah sukses mempraktikkan hal ini. Bisa lihat iklan di televisi atau Youtube, jika diperhatikan iklan produk apapun di bulan Ramadhan pasti bertemakan keluarga.

Misalkan berjualan makanan, tampilkan gambar keluarga sedang berbuka puasa bersama. Atau, setidaknya, tampilkan citra bahwa mereka sedang menghabiskan waktu bersama.

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua 🙂

×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp!

× Bantuan