Search
Close this search box.
CRM

Customer Relationship Management (CRM) Untuk Bisnis

CRM merupakan satu sistem yang dapat membantu bisnis  menjadi lebih efisien dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) adalah teknologi untuk mengelola semua hubungan baik dan interaksi perusahaan dengan pelanggan dan pelanggan potensial menggunakan data dan informasi yang tertata rapi. Sistem CRM membantu perusahaan tetap terhubung dengan pelanggan, merampingkan proses, dan meningkatkan profitabilitas. CRM bisa digunakan baik dengan pelanggan baru atau dengan pelanggan lama (existing). Dengan CRM, tentu bisa menambah jumlah pelanggan sambil melakukan upaya customer retention dengan baik.  Jika kedua tujuan tersebut tercapai, tentu bisnis bisa tumbuh dan profitnya dapat meningkat dengan optimal.

Awalnya, CRM hanya dilakukan secara manual. Misalnya, menggunakan buku catatan atau file spreadsheet untuk mencatat data pelanggan dan riwayat pembelian produk. Penggunaan CRM manual sah-sah saja selama skala bisnis belum terlalu besar. Namun, jika pelanggan sudah banyak, tentu akan menjadi tantangan untuk melakukannya dengan efektif dan efisien. Maka, seiring kemajuan teknologi, CRM sudah bisa dilakukan secara otomatis dengan bantuan software. Penggunaan Software CRM akan memudahkan pekerjaan. Jika  saat ini prioritas bisnisnya adalah mengelola hubungan dengan pelanggan, inilah waktu yang tepat untuk menggunakannya.

Baca juga : Content Management System (CMS) Untuk Pemula

Kendala dalam Berbisnis

  1. Saat Bisnis Semakin Berkembang 

Semakin berkembang bisnis, semakin banyak pula konsumennya. Data yang harus dikelola otomatis akan semakin banyak. Misalnya, yang awalnya hanya bisnis jasa pembuatan website dengan target pemilik bisnis kecil seperti UMKM. Kemudian, target berkembang jadi UMKM, perusahaan besar, dan instansi pemerintahan. Hal ini tentu membutuhkan pengelolaan yang lebih efektif. Ditambah dengan tingkat berkomunikasi pemilik bisnis dengan konsumen tentu akan terus meningkat, tentu akan membutuhkan akses yang mendukung proses interaksi dengan pelanggan lebih efektif. Agar komunikasi dan data konsumen dapat terkelola dengan baik, software CRM bisa menjadi solusinya.

  1. Data Pelanggan Kurang Tertata Rapi

Saat data pelanggan berserakan di banyak tempat seperti email, spreadsheet, atau buku catatan. Ditambah dengan jumlah pelanggan yang semakin banyak. Pasti akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari sebuah data penting. Maka, penggunaan Software CRM sangat dibutuhkan.

  1. Spreadsheet Semakin Sulit Terbaca

Di awal bisnis, mungkin masih menyimpan data-data yang sederhana seperti nama, kontak, dan alamat email saja. Namun, seiring pertumbuhan bisnis, data yang diperlukan semakin banyak dan kompleks. Jika menggunakan CRM manual di spreadsheet, data yang lebih detail akan memerlukan lebih banyak kolom. Bukan hanya akan tumpang tindih, untuk mengaksesnya pun bisa loading lama. Bisa dengan menggunakan banyak spreadsheet agar aksesnya lebih cepat. Namun, pemilik bisnis akan bingung dan repot mencari filenya. Dengan sistem yang terintegrasi ala software CRM tentu akan lebih terbantu.

  1. Membutuhkan Laporan Penjualan dengan Cepat 

Proses pembuatan laporan penjualan secara manual di spreadsheet tentu memakan banyak waktu. Terlebih ada banyak data yang harus diinput. Saat pemilik bisnis membutuhkan data tersebut sesegera mungkin untuk dianalisis,  maka perlu menggunakan software CRM yang mampu memproses banyak data dengan cepat.

  1. Kolaborasi Tim Tidak Berjalan Baik 

Ketika tim bisnis masih kecil, komunikasi dan kolaborasi bisa cepat dan mudah dilakukan. Namun, semakin bisnis berkembang bisa saja muncul miskomunikasi, baik dalam upaya promosi maupun ketika menangani klien. Misalnya, ketika penanganan pelanggan masih dilakukan manual dan tidak tercatat, mungkin akan menanyakan kendala yang dihadapi dari awal. Ini tentu akan membuat pelanggan semakin marah. Atau, jika menjalankan bisnis pembuatan website, masih mengandalkan WhatsApp dan penanganan klien penting justru tertumpuk dengan pesan lain dan lambat ditangani. Klien akan merasa tidak puas dan kecewa dengan pelayanan yang diberikan. Jika pemilik bisnis sering mendapatkan komplain karena komunikasi tim yang kurang baik, saatnya mencoba menggunakan software CRM.

CRM
CRM, 

 Manfaat Penggunaan CRM untuk Bisnis

Secara umum, manfaat CRM adalah untuk menjaga dan meningkatkan pengalaman customer (customer experience). Manfaat penggunaan CRM lainnya, adalah sebagai berikut:

  • Melacak tim penjualan dan KPI / Sales KPI
  • Meningkatkan manajemen kontak/ basis data (sistem database manajemen)
  • Meningkatkan retensi dan kepuasan pelanggan
  • Memajukan manajemen penjualan
  • Meningkatkan efisiensi dan penjualan
  • Menciptakan kolaborasi antara perusahaan dan tim melalui chatting (WhatsApp CRM)
  • Memfasilitasi akurasi pelaporan dan perkiraan penjualan
  • Meningkatkan wawasan data untuk pemasaran dan pengembangan produk
  • Meningkatkan hasil pada metrik penjualan
  • Membantu pertumbuhan bisnis

Dengan menggunakan CRM, aktivitas untuk mendapatkan penjualan serta customer journey dapat disatukan dalam Hub terpusat. CRM akan memfasilitasi kolaborasi tim, jadi tidak akan ada duplikasi upaya, pesan yang hilang, atau panggilan balik yang terlupakan. Semuanya mengarah pada komunikasi yang lebih tepat waktu, hubungan yang lebih baik dan penjualan yang meningkat. Manfaat lainnya yaitu:

  1. Data Pelanggan Terkelola dengan Baik

Software CRM bisa membantu untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis semua data pelanggan. Dan hal ini bisa dilakukan dengan cepat secara otomatis dan data pelangggan bisa dilihat kembali secara menyeluruh. Mulai dari profil pelanggan, riwayat pembelian, percakapan dengan tim, peluang di pemasaran, hingga laporan analisisnya. Sebab, semua data berada pada satu sistem yang sama (terintegrasi). Dengan software CRM, akan dapat menentukan pelanggan mana yang sebaiknya diberikan penawaran produk dan jenis produk yang tepat. Tanpa adanya pengelolaan data pelanggan yang baik, tentu akan sulit mengetahui profil pelanggan dan melakukan promosi yang tepat.

  1. Memperbaiki Komunikasi antar Tim 

Mengingat pentingnya komunikasi, software CRM juga bisa dijadikan media komunikasi yang efektif antar tim. CRM memiliki fitur sharing data agar dapat berkolaborasi dengan tim lain. Semisal, ada klien yang komplain ketika menggunakan suatu produk dan melaporkannya pada tim CS. Dengan informasi yang tercatat dengan baik pada sistem, CS lain bisa melakukan follow up dengan menghubungi klien tanpa perlu menanyakan kendalanya lagi. Selain itu, beberapa CRM juga dilengkapi dengan fitur tag agar bisa menandai rekan pada data tertentu. Ini penting untuk memastikan sebuah penanganan dilakukan oleh orang yang tepat. Jadi, jika tim marketing ingin melakukan penawaran sesuai dengan kebutuhan klien, mereka bisa langsung melakukan follow dengan lebih cepat. Dan proses komunikasi pun jadi lebih efektif.

  1. Membuat Laporan Penjualan Lebih Mudah 

Software CRM bisa membantu dalam pembuatan laporan penjualan agar lebih mudah. Software CRM biasanya dibekali fitur khusus untuk melihat aktivitas penjualan bisnis. Dengan fitur ini, progress penjualan bisa terpantau. Tak jarang juga pengecekan laporan hasil penjualan bisa dilakukan dengan sekali klik. Tanpa menginput data penjualan satu per-satu, langkah analisa dan evaluasi strategi bisnis tentu bisa dilakukan dengan lebih mudah.

  1. Mampu Memprediksi Performa Penjualan 

Keberhasilan suatu bisnis dapat tercapai melalui strategi pemasaran yang matang. Software CRM efektif membantu pelaku bisnis dalam melihat prediksi penjualan dengan lebih baik. Berdasarkan hasil report yang dianalisa sebelumnya, maka strategi pemasaran yang tepat bisa dirancang dengan baik. Misalnya saat memiliki berbagai macam produk, dapat diketahui jumlah pendapatan masing-masing produk dalam kurun waktu per bulan atau per tahunnya. Bisa juga memilih untuk meningkatkan promosi sebuah produk yang paling laris di pasaran.

  1. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan 

Rata-rata pembelian produk berasal dari pelanggan yang loyal. Dengan memanfaatkan software CRM, dapat membangun sebuah customer experience yang baik sehingga mereka setia dengan produk yang ada. Software CRM memungkinkan perusahaan untuk menyimpan informasi kontak pelanggan, baik dari web, call center atau melalui tim pemasaran di lapangan. Informasi ini dikelola dalam satu sistem yang mudah diakses semua departement. Jika dibutuhkan, setiap orang bisa mengaksesnya sesuai kewenangan. Contoh, saat ada klien yang menghubungi tim CS terkait kendala yang dialami. Tim CS bisa mengatasi problem dengan tepat dan cepat, karena telah memiliki data produk yang dipakai serta profil klien,. Klien pun puas, karena kendalanya dapat diatasi dengan cepat.

Baca juga : Cara Mereset / Mengganti password Webmail

Keuntungan Cloud CRM atau CRM yang Berbasis Web

Keuntungan aplikasi CRM berbasis cloud adalah tidak adanya biaya modal dan pemeliharaan untuk para pelanggan, karena software cloud CRM diciptakan dan dikelola oleh vendor CRM. Dengan menjalankan ribuan sistem CRM milik para pelanggan, penyedia dapat menciptakan skala ekonomi yang besar. Faktor-faktor inilah yang membuat CRM berbasis web menjadi sangat terjangkau. CRM berbasis web memiliki opsi untuk membayar bulanan atau tahunan, sehingga menyebabkan resiko keuangan yang rendah. Keuntungan besar lainnya dari CRM adalah bahwa para pengguna CRM dapat mengakses sistem tersebut di mana saja melalui browser internet mereka. Mereka dapat melakukannya  di rumah, di kantor, ataupun saat dalam perjalanan melalui telepon mereka.

Pentingnya CRM untuk Sebuah Bisnis

Sistem CRM dapat memberi gambaran yang jelas tentang pelanggan dapat melihat semuanya di satu tempat (dasbor) sederhana yang dapat disesuaikan, yang dapat memberi tahu riwayat pelanggan sebelumnya, status pesanan mereka, masalah layanan pelanggan yang luar biasa, dan banyak lagi. Untuk memaksimalkan manfaatnya, perlu membangun CRM dalam strategi bisnis. CRM akan menciptakan struktur dan susunan bagi perusahaan yang akan mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas. Dengan mengumpulkan data dan mengukur kinerja karyawan & KPI, CRM dapat membantu bisnis untuk menghasilkan uang dengan cara membangun sistem yang baik. Meskipun CRM awalnya dirancang untuk tim penjualan, namun menggunakannya di fungsi perusahaan secara keseluruhan juga dimungkinkan. Namun, pihak yang akan sangat terbantu dalam menggunakannya adalah tim pemasar, admin, dan tim layanan pelanggan yang mengelola komunikasi pasca-penjualan.

 

Strategi CRM yang Efektif untuk Diterapkan pada Bisnis

  CRM

  1. Buat Mapping Customer Journey

Customer Journey adalah perjalanan konsumen ketika berinteraksi dengan bisnis yang dijalankan. Mulai dari sejarah bisnis pertama kali dirintis, melakukan pembelian, hingga setelah transaksi selesai. Customer journey dapat membantu mengetahui dari mana mereka mengetahui bisnis dan di platform mana mereka melakukan pembelian. Jadi, pemilik bisnis bisa melakukan pemasaran dengan lebih tepat kepada konsumen atau calon konsumen. Untuk memahami konsumen, maka perlu membuat mappingnya. Caranya, dengan mengumpulkan berbagai data berupa:

  • apa keinginan konsumen
  • apa tindakan yang dilakukan
  • bagaimana konsumen mendapatkannya
  • bagaimana interaksi konsumen dengan brand Anda
  • bagaimana mengatasi kendala yang dialami konsumen

Kemudian, customer journey mapping ini akan berbentuk tabel data pelanggan. Dengan cara ini akan lebih mudah menemukan pelanggan yang jika belanja online harus cek produk di instagram dulu, atau pelanggan yang hanya membeli produk saat ada diskon. Contoh lain, ada pelanggan yang langsung beli lewat website tanpa perlu cek sana-sini asal sesuai keinginan. Data tersebut bisa didapatkan langsung dari konsumen, dengan riset online melalui media sosial dan tools analytic. Jika customer journey sudah dipetakan, bisa mulai membangun CRM dan tinggal menambahkan data pelanggan sesuai dengan journey-nya.

  1. Buat Alur Kerja CRM 

Sebelum membangun dan menjalankan CRM, perlu membuat alur kerja CRM terlebih dahulu, untuk memudahkan dalam memantau dan memaksimalkan upaya pemasaran, penjualan, hingga pasca penjualan. Tahapan alur kerja ini juga bisa dibuat secara custom sesuai dengan kebutuhan bisnis. Misalkan, saat sudah berhasil menawarkan produk (selling) pada pelanggan, selanjutnya tinggal menandainya atau mengubah status data pelanggan ke stage berikutnya (order). Sehingga bisa terus melihat perkembangan dan mengatasi kendala dengan cepat. Secara umum, berikut beberapa bagian dari alur kerja yang perlu diperhatikan:

  • Kolom Data Pelanggan – berisi data pelanggan seperti nama, alamat email, nomor telepon, profesi, tanggal lahir, dan gender.
  • Tahapan Pemasaran – berupa tahapan/stage pemasaran. Mulai dari awal penjangkauan, percakapan, pembelian produk, pelanggan.
  • Pipeline – rangkaian tahapan yang membentuk proses penjualan. Di sini bisa melihat progres penawaran yang dilakukan ke konsumen.
  1. Integrasikan dengan Tools Lain

CRM bisa jauh lebih efektif jika diintegrasikan dengan berbagai tools lain. Contohnya, integrasi dengan media sosial. Integrasi ini akan membantu sistem CRM mencatat data pelanggan yang menghubungi, melalui akun media sosial bisnis. CRM juga bisa langsung mengetahui postingan yang me-mention akun media sosial bisnis. Bisa juga mengintegrasikan dengan website tracking. Jika integrasi dengan web tracking, CRM bisa dengan mudah mendapatkan data dan perilaku pengunjung website. Setelah terintegrasi dengan tools lain, CRM secara otomatis bisa membuat data kontak pelanggan sesuai format yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya, dalam detail pelanggan, terdapat informasi nama, gender, dan alamat email. Maka, tak perlu repot menginput data satu per-satu.

  1. Kolaborasi dengan Tim Lain 

Melakukan kolaborasi antar tim adalah hal yang penting, terutama jika bisnis sudah tumbuh besar. Proses bisnis bisa terganggu untuk mencapai hasil optimal jika tidak ada kolaborasi antar tim. CRM bisa digunakan untuk membangun sistem informasi up to date yang memudahkan semua tim untuk melakukan pekerjaannya. Dengan cara ini, tim marketing, support, dan bagian pengembangan produk bisa mengakses data pelanggan sesuai strategi bisnis yang dijalankan. Namun, data pelanggan ini bersifat rahasia dan wajib disimpan dengan aman. Pastikan akses CRM hanya dimiliki oleh orang yang memang memiliki peran dan tugas dalam mengelola CRM. Untungnya akses penggunaan CRM bisa diatur sesuai peran dan tugas penggunanya. Berikut ini pembagian hak akses CRM:

  • Marketing – memiliki akses ke otomatisasi email dan formulir pelanggan, tetapi tidak memiliki akses ke progress penjualan.
  • Sales – memiliki akses ke progress penjualan untuk menjalankan strategi penjualan berdasarkan customer journey.
  • Support – hanya dapat melihat informasi kontak dan membantu menyelesaikan permasalahan klien.

Baca juga : Tips Mendapatkan Uang dari Internet (Bisnis Online)

Rekomendasi Software CRM yang Bisa Dicoba

  1. Zoho

Software ini dilengkapi berbagai fitur menarik yang dapat membantu dalam mengelola data pelanggan. Zoho juga telah terintegrasi dengan media sosial dan beberapa provider komunikasi telepon. Integrasi ini akan membantu mendapatkan data pelanggan yang menghubungi bisnis secara otomatis. Zoho juga dilengkapi dengan fitur conversation smart selling berbasis Artificial Intelligence (AI). Fitur ini dapat digunakan untuk mendapatkan informasi terkait hasil penjualan, task reminder, dan lainnya secara cepat. Tinggal ketik permintaan, seperti “sales report” atau “business performance”, kemudian hasil akan segera ditampilkan. Gunakan CRM secara gratis, tetapi penggunaannya hanya bisa diakses untuk 3 pengguna. Jika ingin bisa diakses lebih banyak orang, perlu membeli paket berbayar.

  1. Hubspot

Hubspot merupakan CRM yang bisa dipakai secara gratis, yang menyediakan beragam fitur yang memudahkan dalam mengelola dan meninjau pelanggan, dengan penyimpanan data pelanggan hingga jutaan data. Bisa juga menyimpan kontak pelanggan yang masuk lewat email secara otomatis. Jadi, tak perlu repot-repot input data secara manual. HubSpot CRM juga menyediakan fitur reporting dashboard. Fitur ini memungkinkan untuk melihat laporan mengenai progress penjualan dari dashboard CRM. Dan bisa langsung melihat laporan dengan cepat dan mudah. Jika masih bingung dalam menganalisis laporannya, bisa menggunakan fitur company insight. Maka kemudian akan mendapatkan insight sesuai dengan hasil penjualan. Jadi, seolah memiliki penasihat bisnis pribadi. Jika ingin menambahkan fitur yang lebih lengkap, bisa upgrade ke HubSpot premium yang berbayar.

  1. FreshSales

Freshsales merupakan software CRM yang mudah digunakan. Dashboard-nya didesain dengan sangat simpel dengan berbagai ikon navigasi. Hanya dengan sekali klik pada ikon, sudah bisa mengirim email otomatis, membuat leads, menambahkan tugas, dan chat antar tim. Freshsales juga dilengkapi fitur visual sales pipeline. Fitur ini dapat digunakan untuk melihat progres dari setiap penawaranBisa juga mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan follow up dengan klien. Jadi, akan lebih mempermudah dalam memantau setiap progres pemasaran yang dilakukan. Selain itu, terdapat juga fitur Smartforms untuk mengumpulkan data pelanggan secara lengkap dan otomatis. Setiap kali pelanggan mengisi form di website, Smartforms akan menyimpan data mereka, mulai info nama, foto, alamat, dan akun media sosial. Jadi tak perlu ribet mengisi data pelanggan secara manual. Sebelum berlangganan ke paket premium yang berbayar, coba dahulu layanan free trial Freshsales untuk pemakaian 21 hari.

CRM membuat proses pengelolaan data pelanggan lebih mudah sehingga hubungan yang baik dengan mereka bisa dijaga dengan baik. Seiring berkembangnya teknologi, proses CRM menjadi lebih mudah dengan bantuan software CRM. Ketika  menggunakan CRM software, pemilik bisnis bisa:

  1. Mengelola data pelanggan dengan mudah
  2. Memperbaiki komunikasi antar tim
  3. Membuat laporan penjualan dengan cepat
  4. Memprediksi performa penjualan
  5. Meningkatkan loyalitas pelanggan

Tim yang Perlu Menggunakan CRM

CRM

CRM banyak digunakan oleh tenaga penjualan dan pemasaran, karena sistem CRM dapat membantu perusahaan untuk merampingkan alur kerja bisnis sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Saat ini, pengguna terbanyak software CRM adalah tim layanan pelanggan, serta tim pendukung dan operasional untuk mengelola layanan pasca-penjualan mereka. Berikut tim yang membutuhkan CRM:

  1. Tim Penjualan

Tenaga penjualan dapat menggunakan CRM untuk memantau calon pelanggan baru, mencatat panggilan dan membuat catatan rapat, menetapkan tugas untuk ditindaklanjuti terhadap pelanggan, membuat dan mengirim kutipan serta faktur. Seorang manajer penjualan akan memiliki laporan berjalan terkait visibilitas waktu nyata dari kinerja tim mereka terhadap target mereka.

  1. Tim Pemasaran

Tim pemasaran dapat mengintegrasikan formulir situs web dengan CRM yang akan secara otomatis memperoleh arahan baru dan meneruskannya ke tim penjualan untuk ditindaklanjuti. Mereka dapat mengirim email otomatis untuk menyambut para pelanggan baru dan memonitor tanggapan mereka. Menjalankan kampanye pemasaran CRM artinya semua aktivitas pelanggan dicatat kembali ke CRM. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang perilaku dan analisis ROI mereka.

  1. Tim Layanan / Tim Lapangan

Dengan menggunakan CRM dengan sistem helpdesk (bantuan) yang terintegrasi, berarti juga dapat memonitor interaksi pasca-penjualan pelanggan. Setiap opsi bantuan yang dipakai oleh akun pelanggan akan direkam sehingga tim penjualan  dapat waspada tentang masalah potensial yang mungkin muncul. Perusahaan yang menjalankan bisnis ke bisnis (B2B) umumnya adalah target audiens untuk vendor CRM, tetapi perangkat lunak juga dapat membuat perbedaan bagi pasar lainnya. Beberapa vendor menargetkan bisnis ke konsumen (B2C) dan beberapa vendor menawarkan sistem CRM untuk sektor industri tertentu, seperti real estat, rekrutmen, dan bahkan keanggotaan klub.

Tujuan Penggunaan CRM

Tujuan CRM yang utama adalah untuk meningkatkan hubungan bisnis. CRM membantu bisnis dalam mengembangkan hubungan yang dapat bertahan lebih lama dengan para pelanggan, mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Tujuan CRM lainnya ialah:

  • Melacak tim penjualan dan lokasi KPI/ GPS mereka
  • Membantu staf penjualan dalam mengelola dan mememperoleh lebih banyak peluang
  • Memberikangambaran lengkap mengenai jalur penjualan kepada manajer penjualan dan untuk mengotomatisasi perkiraan penjualan
  • Menjaga kepemilikan jalur penjualan yang merupakan aset utama perusahaan
  • Memastikanperusahaan memiliki gambaran lengkap dari setiap proses penjualan
  • Memberikan gambaran lengkap tentang setiap pelanggan kepada mereka yang membutuhkannya dalam perusahaan
  • Menjalankan dan melacak efektivitas dari kegiatan pemasaran yang ada
  • Memberikan layanan yang lebih baik untuk pelanggan

Fitur unik yang diperlukan dalam sistem CRM di Indonesia adalah menciptakan sales KPI khusus yang akan digunakan untuk memantau produktivitas, melacak GPS secara langsung, serta mengotomatisasi dokumen. Integrasi dengan Whatsapp dan pusat panggilan (call center) juga penting.

Baca juga : Belajar Bahasa Pemrograman C++ Untuk Pemula

Cara CRM dalam Membantu Bisnis

  1. Menciptakan fokus sentris pelanggan

  • Membantu menemukan setiap pelanggan, kontak, dan komunikasi secara instan
  • Meningkatkan layanan dan dukungan pasca-penjualan dan menyimpan semua catatan dan komunikasi
  • Meningkatkan loyalitas dan retensi pelanggan
  • Dapat meningkatkan penjualan dan profitabilitas
  1. Mengkategorikan dan memprioritaskan calon pelanggan

  • Melacak calon pelanggan dari ujung ke ujung
  • Mengotomatiskan proses penjualan
  • Mengelola tugas dan janji
  • Menciptakan Hub terpusat di mana semuanya berada di satu tempat
  1. Membuat visibilitas total yang mengakhiri duplikasi

  • Meningkatkan kolaborasi dan lintas tim
  • Memfasilitasi tenaga kerja jarak jauh
  • Merampingkan proses kerja dengan cara mengintegrasikan sistem lain yang digunakan
  • Memberikan Wawasan dan Pelaporan
  1. Laporan yang akurat dan terperinci

  • Wawasan aktivitas pelanggan
  • Manajemen ROI pemasaran

Setiap orang di perusahaan dapat melihat semua interaksi dengan kontak yang ada di CRM termasuk komunikasi mereka sendiri, apa yang mereka beli dan kapan sebuah transaksi terjadi, apa yang mereka bayar, dan masih banyak lagi. Kecuali, jika ingin membatasi siapa yang dapat melihat hal tertentu dengan seizin penggunanya.

Cara Memilih CRM yang Baik

Cara Memilih CRM adalah dengan bersikap realistis tentang kompetensi TI dan kebutuhan, serta berapa banyak yang ingin diinvestasikan. Akan terdapat pertukaran kondisi antara kemudahan penggunaan CRM dan fitur yang disertakan. Secara umum, harga ditentukan oleh berapa banyak pengguna yang dimiliki, jumlah catatan pelanggan, persyaratan penyimpanan dan kompleksitas beberapa fitur. Bahkan jika mampu membayar CRM terbaik dan menginginkan semua fitur, tidak perlu melakukan semuanya sekaligus. Sebagian besar vendor menawarkan uji coba CRM gratis agar dapat melihat bagaimana sistem tersebut akan bekerja dan mengetahui bagaimana bentuk layanan pelanggan mereka.

Waktu yang Tepat untuk Mendapatkan CRM

Waktu berinvestasi dalam CRM akan bervariasi tergantung pada bisnis dan industri yang dijalankan. Sebagai patokan, jika menangani banyak calon pelanggan yang harus diingat, maka akan memerlukan sistem CRM. Pelacakan tim penjualan pada UKM yang lebih kecil menjadi sangat penting untuk menjaga produktivitasnya. Di beberapa sektor industri, mungkin harus mengelola ribuan pelanggan dengan siklus penjualan yang pendek atau penjualan yang berulang. Sedangkan di sektor industri lainnya, mungkin hanya memiliki beberapa ratus kontak tetapi memiliki siklus penjualan yang panjang sehingga membutuhkan pelacakan yang cermat. Dalam kedua kasus tersebut, sistem CRM akan membantu melacak interaksi penjual dan pembeli serta memonitor perilaku pelanggan, dan dapat memungkinkan untuk mengelola frekuensi interaksi agar dapat memaksimalkan penjualan.

Fitur CRM yang Harus Diperhatikan

Fitur yang dibutuhkan akan bervariasi tergantung pada bisnis. Tidak semua CRM sama, ada berbagai tingkatan fitur, mulai dari yang paling dasar hingga fitur khusus yang dapat menarik perhatian para pembeli. Harga memang cenderung menjadi faktor utama tetapi juga perlu mempertimbangkan fitur manakah yang benar-benar dibutuhkan. CRM yang dikemas dengan fitur-fitur yang sebenarnya tidak pernah digunakan akan menjadi lebih rumit, lebih mahal, dan cenderung membatasi pemakaian penggunanya. Hal ini merupakan salah satu alasan yang paling banyak ditemui terkait kegagalan CRM. Salah satu fitur penting yang harus dimiliki aplikasi CRM adalah reporting.

Fitur CRM akan mencakup manajemen kontak dan manajemen peluang, yang dapat memungkinkan untuk menemukan para pelanggan serta komunikasi yang terjalin sebelumnya secara instan dan melacak calon pelanggan. Ada banyak tambahan kecil yang dapat membuat perbedaan terkait bagaimana cara menggunakan CRM. Cari satu yang bisa disesuaikan dengan bidang dan pengaturan bisnis untuk mencerminkan proses penjualan. Berikut fitur-fitur yang wajib dimiliki aplikasi CRM:

  1. Laporan Dashboard CRM

Terdapat banyak sistem CRM pada bisnis kecil yang tidak mencakup banyak hal terkait laporan CRM. Padahal CRM terbaik akan mencakup penulis laporan Prakiraan Penjualan serta penulis Laporan Listing terkait aktivitas ad-hoc. Jika tidak dapat mengakses wawasan CRM, maka sistem itu tidaklah lebih dari sebuah manajemen kontak.

  1. Pelacakan terhadap Tim Penjualan & KPI

Pelacakan terhadap tim penjualan mencakup pelacakan GPS tim penjualan ditambah dengan kehadiran mereka dan semua KPI serta semua tugas yang harus mereka lakukan.

  1. Otomatisasi Bisnis

Di dalam dunia bisnis saat ini, bahkan untuk bisnis kecil, otomatisasi CRM telah menjadi suatu keharusan untuk dimiliki. Otomatisasi dapat membantu menciptakan efisiensi dan meningkatkan produktivitas dengan cara mengotomatiskan proses manual. Berbagai tindakan yang dilakukan di CRM akan memicu terciptanya alur kerja untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan serangkaian aturan yang telah ditetapkan.

  1. Integrasi

Kelebihan otomatisasi dan integrasi CRM adalah untuk meneruskan data antara berbagai sistem yang digunakan, serta memperbarui dan menyinkronkan informasi mengenai data pelanggan. Di sini dapat menggunakan integrasi asli melalui API CRM sehingga tidak perlu mempekerjakan orang lagi untuk memasukkan data secara manual.

  1. Integrasi Pemasaran/ WhatsApp & Obrolan

CRM dengan obrolan yang terintegrasi dapat sangat membantu. Sedangkan integrasi pemasaran dapat memungkinkan untuk mengirimkan email promosi secara langsung dari CRM dan merekam interaksi yang terjadi pada kontak kembali ke akun mereka.

Baca juga : Ide Bisnis di Bulan Ramadhan dan Momen Spesial untuk Bisnis Anda

Jika Anda pebisnis yang menjual produk/jasa apapun dan ingin meningkatkan penjualan bisnis, maka Anda perlu memiliki situs website toko online untuk mempromosikan produk. Anda dapat membuat website toko online di Jasa Pembuatan Website Toko Online Profesional. Dengan bantuan dari jasa pembuatan website akan membatu anda untuk mewujudkan situs website yang di dambakan.

Terimakasih dan semoga bermanfaat… Salam sukses untuk kita semua ?

Postingan Terkait